Distribusi Air Kerap Macet, Perumdam Batu Lanteh Kehilangan 8000 Pelanggan

oleh -755 Dilihat

SUMBAWA BESAR (30 Mei 2022)—Kerap macetnya distribusi air PDAM Batu Lanteh bukan hanya merugikan masyarakat selaku konsumen, melainkan juga dialami perusahaan air minum daerah tersebut. Selain menerima cacian dan keluhan pelanggan, secara pemasukan Perumdam Batu Lanteh, menurun. Ini berimbas terhadap operasional perusahaan. Tentunya kendala ini tak diharapkan baik oleh pelanggan maupun perusahaan.

Plt Direktur PDAM Batu Lanteh Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo mengakui imbas dari macetnya pendistribusian air ke pelanggan. Salah satunya jumlah pelanggan semakin berkurang cukup signifikan. Sebelumnya pelanggan tercatat mencapai 29.000 orang. Kemudian berkurang menjadi 26.000 pelanggan dan sekarang berkurang lagi menjadi 21.000 pelanggan. Namun dari sejumlah pelanggan ini yang aktif membayar rekening sekitar 13.000 pelanggan.

Doktor Dedi mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi penurunan jumlah pelanggan ini. Sebab pelanggan pasti menginginkan pelayanan maksimal dan merasa nyaman. Pihaknya juga tidak bisa mengatasi persoalan yang ada dalam waktu singkat. Penanganannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran.

Untuk saat ini, pihaknya masih berkonsentrasi pada kondisi Intake Semongkat yang mengalami sedimentasi dan menghalangi pendistribusian air. Pasalnya di sumber utama air baku ini kondisinya memerlukan penanganan sangat serius sebab sejak lima tahun terakhir tak tersentuh. Dengan sedimentasi yang kian tebal, membuat distribusi air ke jaringan transmisi utama mengalami kendala.

Selama ini ungkap Doktor Dedi, karyawannya hanya menangani secara manual. Dia berharap ada alat berat mini yang standby di lokasi untuk mengatasi persoalan tersebut. Untuk jangka panjangnya, Perumdam Batu Lanteh masih menunggu pembangunan Bendungan Ai Ngelar, dan peremajaan pipa jaringanj distribusi terutama di dalam kota. “Ini butuh anggaran yang cukup besar,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *