SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 November 2021)
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPC Sumbawa menggelar kegiatan Literasi Keuangan Syariah dan Pelatihan UMKM, Jumat (12/11). Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Tambora Sumbawa ini, IWAPI bekerjasama dengan IWAPI NTB dan PT. Bank NTB Syariah.
Hadir di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa Ny Sofia Noviantry Mahmud Abdullah, Deputy General Manager Komersial Divisi Komersial Ritel dan Mikro Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Rivelino Satya Nugraha, dan Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sumbawa, Dra. Nining Kurniati.
Dalam sambutannya, Ketua IWAPI Sumbawa, Hayati Zohran menyampaikan apresiasi dan syukur atas kerjasama dan kepercayaan Bank NTB Syariah kepada organisasi yang dipimpinnya untuk melaksanakan kegiatan yang sangat penting ini. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Bima dan Dompu. Setelah Sumbawa, akan digelar di Kabupaten Sumbawa Barat, serta kabupaten/kota di Pulau Lombok.
IWAPI ungkapnya, adalah organisasi besar yang didirikan pada Tahun 1975 dan kini telah berusia 46 tahun. IWAPI didirikan dua bersaudara, Dr. Hj. Dewi Motik Pramono M.Si, dan Prof. Dr. Kemala Motik. IWAPI dibentuk berdasarkan pemikiran jika para perempuan bergabung dalam satu wadah dan bersinergi akan lebih baik apalagi bisa menyatukan suaranya ke pemerintah terkait dengan hal-hal yang menjadi kendala sebagai perempuan pengusaha di Indonesia.
IWAPI awalnya terdiri dari beberapa pengusaha sekarang sudah berkembang lebih dari 30.000 anggota di seluruh DPD dan DPC di Indonesia yakni 85% usaha mikro dan kecil, 13% usaha menengah, dan 2% skala besar.
“Sementara ini di DPC Sumbawa beranggotakan 58 orang dari usaha yang beragam, ada yang bergerak di bidang kuliner, fashion, toko pakaian, toko sembako, toko sepatu, dekorasi, make-up artis, salon dan SPA, jual beli hasil bumi, toko emas, minyak dan gas,” beber wanita yang disapa Yati Orek ini.
Kedepan IWAPI akan merangkul UMKM seperti pengrajin tenun, industri kreatif, dan kerajinan tangan serta para milenial agar lahir generasi baru yang siap eksis membesarkan organisasi ini. Sebagaimana program dan tujuan IWAPI yaitu meningkatkan SDM dan memperlebar jaringan, sehingga semakin luas di segi marketing, memperbesar modal dan usaha. “Salah satu upayanya, bekerjasama dengan Bank NTB Syariah. Dan siap bekerjasama dengan seluruh stakeholder di kabupaten Sumbawa,” tandasnya.
Untuk diketahui, Literasi Keuangan Syariah dan Pelatihan UMKM ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa diwakili Staf Ahli Bidang SDA dan Kemasyarakatan, Drs. Zainal Abidin. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut pelatihan ini sangat relevan dilaksanakan untuk menambah wawasan dan pemahaman para pelaku UMKM tentang pentingnya inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan daya saing UMKM, terutama di tengah masa Pandemi Covid-19.
Bupati ingin agar pelaku UMKM di Kabupaten Sumbawa dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi daripada sebelumnya, sebab jika para pelaku UMKM tidak siap dan kurang memiliki daya saing, masyarakat akan dibanjiri barang-barang import, sehingga industri rumah tangga tidak mampu bersaing dan tidak memiliki pasar. (SR)






