SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 November 2021)
Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa resmi dilaunching sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba oleh Kapolda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, secara virtual di Aula Kantor Desa Labuhan Sumbawa, Senin (15/11) pagi. Desa Labuhan menjadi salah satu dari 10 Kampung Tangguh di NTB.
Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, I Ketut Sumadi Artha SH, Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho SIK, Kepala BNN Sumbawa, Fery Priayanto, S.Sos., MM, Dandim 1607 Sumbawa Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S Sos, M.Tr (Han), dan Pejabat yang mewakili Kajari Sumbawa.
Selain itu Kasat Pol PP, Kepala Bea Cukai Sumbawa, Kaban Kesbangpoldagri Sumbawa, Kepala Rutan Sumbawa, Kepala Dikes Sumbawa, Sekdis DPMD Sumbawa, Camat Labuhan Badas, Kasat Res Narkoba, Kapolsek Labuhan Badas, MUI Sumbawa, Kades Labuhan Sumbawa, Satgas Kampung Tangguh, Karang Taruna, dan lainnya.
Bupati Sumbawa melalui sambutan tertulisnya mengapresiasi upaya Polri dalam memberantas narkoba dengan membangun Kampung Tangguh Anti Narkoba. Dia juga mengajak peran serta masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah ini. Pemda, lanjut Bupati, terus menghimbau semua komponen untuk terlibat aktif dalam melawan narkoba.
Peredaran narkoba, lanjutnya, saat ini lebih massif dan menyasar kaum remaja.Karena itu, menurut Bupati, peran para orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya mutlak diperlukan. “Peran orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua harus mengawasi ketat putra putrinya sehingga tidak menjadi sasaran peredaran narkoba,” ucapnya.
Sebelumnya Kapolda NTB mengajak seluruh komponen memiliki kepedulian dan komitmen yang sama, yakni perang terhadap narkoba. Peredaran narkoba, kata Kapolda, saat ini mulai marak dan telah masuk hingga ke pelosok-pelosok desa. Menurutnya, diperlukan benteng yang kuat, sinergi seluruh komponen melalui kampung tangguh anti narkoba yang telah digagas Polri.
“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas penegak hukum melainkan seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan Indonesia bebas narkoba,” tandasnya.
Sementara itu Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK mengatakan, narkoba menjadi masalah yang krusial. Sumbawa sebagai daerah transit menjadi tempat jaringan peredaran gelap narkoba beraksi. Karenanya Kapolres mengajak untuk bergerak bersama memerangi peredaran gelap narkoba.
“Narkoba merupakan musuh yang tidak nyata namun dampaknya sangat dahsyat, karena itu upaya preventif lebih diutamakan daripada upaya penindakan,” ujar Kapolres, seraya menyampaikan terima kasih kepada Kades Labuhan Sumbawa beserta seluruh perangkatnya atas atensinya melaksanakan kegiatan ini. (SR)






