SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 September 2021)
Angka positif covid di Kabupaten Sumbawa terus mengalami penurunan yang cukup signifikan. Data pada Senin, 13 September 2021, tercatat angka positif covid menurun menjadi 50 orang. Dan pada hari ini tidak ada yang positif covid, hanya ada 3 orang pasien covid dinyatakan sembuh berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid Provinsi NTB.
Di satu sisi, vaksinasi terus diintensifkan. Bahkan peta sebagian besar wilayah Kabupaten Sumbawa telah berubah dari zona orange ke zona kuning. Namun demikian, level Kabupaten Sumbawa belum ada perubahan, masih bertahan di level 3.
Dimintai tanggapannya, Sekda Sumbawa selaku Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM, Senin (13/9) mengaku bersyukur angka covid terus mengalami penurunan. Namun demikian penurunan angka covid ini bukan menjadi satu-satunya indikator perubahan level. Sebab banyak indikator lain yang menjadi penilaian di antaranya tingkat vaksinasi.
Sejauh ini tingkat vaksinasi masih terbilang rendah, karena kurangnya animo masyarakat. Karena itu focus yang dilakukan Pemda bersama leading sektor lainnya, adalah mengintesifkan program vaksinasi sekaligus sosialisasi sehingga masyarakat secara sadar memahami betapa pentingnya untuk divaksin.
“Target harian yang ditetapkan secara nasional yaitu 3600 orang divaksin. Ini yang tengah digencarkan melalui sinergi dengan berbagai institusi. Strategi dasarnya adalah pengendalian bukan menjadikan Covid nol. Dan Covid bisa dikendalikan hanya dengan 2 cara yaitu mengikuti prokes dan vaksinasi,” jelas Haji Bas—sapaan Sekda Sumbawa.
Mengenai penetapan level suatu daerah, Haji Bas menyebutkan dasarnya adalah Instruksi Mendagri No. 41 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2 dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid 19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid 19. Dan sejauh ini belum ada assessment untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi covid di daerah, sehingga ada perubahan dari level 3 ke level 2.
Sementara Plt. Kepala Dikes Sumbawa, Ketut Sumadiartha SH yang ditemui terpisah, mengatakan, ada empat kriteria yang dinilai untuk menentukan level suatu daerah dalam penanganan Covid. Yaitu capaian vaksinasi, tingkat kematian, transmisi komunitas-komunitas, dan 3T (Tracing, Testing dan Treatment).
Untuk Kabupaten Sumbawa, ungkap Ketut, tingkat kematian akibat covid lebih dari 4%. Kemudian dari jumlah penduduk yang wajib vaksin 386.410 orang tercatat 67.309 (17,42%) vaksin dosis 1 dan 38.407 (9,94%) dosis kedua. “Tingkat vaksinasi, Kabupaten Sumbawa masuk 5 besar tertinggi di NTB,” pungkasnya. (SR)






