SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Agustus 2021)
Penjajakan untuk program pendampingan desa merupakan salah satu core dari hadirnya perguruan tinggi. Kegiatan tridarma sudah sepatutnya untuk diaplikasikan secara nyata terutama ke masyarakat sebagai upaya untuk mengakselerasi kemajuan daerah.
Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi aktif dalam melaksanakan program-program yang menyasar masyarakat desa bertujuan untuk membantu peningkatan kesejahteraan desa.
Kamis (12/8/2021), tim UTS yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Riset dan Inovasi bersama rombongan melakukan kunjungan ke beberapa desa di wilayah Kecamatan Lantung yakni Desa Lantung dan Lantung Sepukur, serta Kecamatan Ropang tepatnya Desa Lebin.
Kunjungan ini sebagai bentuk keseriusan UTS untuk mengetahui keadaan dan potensi yang dimiliki desa sehingga program yang akan diturunkan nantinya sesuai dengan kondisi tersebut. Dari pemetaan itu menjadi acuan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.
Program utama yang dibicarakan dalam kunjungan ini, terkait Program Merdeka yang akan menerjunkan mahasiswa dan dosen untuk melakukan perkuliahan sekaligus penerapan keilmuannya di desa selama satu semester, maupun program One Village Ten Engineer (OVTE).
Warek III UTS, Khotibul Umam, M.Sc menuturkan bahwa kontribusi kampus tentunya memiliki batasan yang perlu untuk bersinergi dengan masyarakat desa agar program yang diturunkan nanti bisa terus berkelanjutan.
“Tugas kami tentunya hanya sebatas menstimulasi program-program positif yang sesuai dengan desa agar dapat diterapkan oleh masyarakat. Kami dampingi agar bisa berjalan. Tetapi untuk menjaganya, masyarakat sebagai penduduk desalah yang berperan besar.
Kepala Desa Lantung, Lantung Sepukur dan Lebin yang dikunjungi secara umum sangat mengapresiasi kegiatan UTS. Mereka berharap agar program yang akan segera di-running pada September 2021 ini dapat membantu desa dalam banyak hal terutama memanfaatkan potensi desa.
“Perjalanan ke wilayah Lantung dan Ropang memang cukup ekstrim terutama saat masuk ke Desa Lebin. Karena ini pengabdian ke masyarakat, harus siap dengan segala kondisi akses dan kontur alamnya. Dengan semangat kolaborasi, pastinya kemajuan desa dapat diwujudkan bersama,” pungkas Umam. (SR)






