SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 Juli 2021)
Inovasi merupakan suatu keharusan dalam semua lini kehidupan, apalagi di era saat ini yang mementahkan semua berbau konvensional dan diganti dengan teknologi.
Untuk menghasilkan sebuah inovasi teknologi, dibutuhkan kolaborasi. Karenanya, kolaborasi lintas keilmuan ataupun lintas lembaga menjadi kuncinya.
Sebab pengerjaan secara bersama-sama akan menghasilkan satu temuan yang bisa saling mengisi dan melengkapi. Sebagai kampus berbasis teknologi, wajib bagi Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) untuk banyak berkolaborasi dengan berbagai lembaga, instansi bahkan sekolah hingga masyarakat.
Tujuannya, untuk pendampingan, transfer pengetahuan dan akselerasi teknologi. Tentunya upaya ini dalam rangka memajukan daerah khususnya Kabupaten Sumbawa.
Salah satu kerjasama yang dijalin UTS adalah dengan SMKN Tarano. Ruang lingkup kerjasama ini dalam hal pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, baik dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kerjasama yang telah disepakati bersama tersebut kini mulai berbuah manis.
Alat Pelontar Pakan Ikan Otomatis (APPO) hasil kolaborasi antara UTS dan SMKN Tarano telah selesai dibuat dan diserahkan secara resmi, Rabu, 30 Juni 2021 lalu di Gedung Workshop Mesin UTS oleh tim pengembang bersama dengan Wakil Rektor III Bidang Riset dan Inovasi. Tim Dosen terdiri dari Sopyan Ali Rohman MT, dan Fadhli Dzil Ikram MT, didampingi Direktur Riset Lalu Suhaimi MT.
Khotibul Umam, M.Sc selaku Wakil Rektor III saat penyerahan alat tersebut menyampaikan apresiasinya kepada para dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan APPO juga support dari SMKN Tarano.
Diakuinya, dalam proses pembuatan dan pengembangannya belum begitu sempurna, baik desain, tenaga penggerak dan lainnya. Kekurangan ini menjadi tantangan kolaborasi untuk selalu belajar dan saling koordinasi dalam pengembangan APPO ini, agar terus berbenah lebih baik.
“Sinergi seperti inilah yang memang menjadi core-nya kampus sehingga inovasi dan teknologi yang dimiliki bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat luas. UTS juga akan selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam menghasilkan karya karya lainnya untuk akselerasi kemajuan Sumbawa,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMKN Tarano, Budi Susilo, S.Pd, M.M.Inov mengatakan keberadaan alat pelontar pakan ini akan memudahkan pemberian pakan. Terlebih lagi alat itu dilengkapi timer. APPO juga bisa menjadi media pembelajaran bagi siswanya untuk pengembangan dan ide-ide yang lebih inovatif.
Selain itu banyak alat laboratorium yang bisa digunakan bersama dengan UTS di SMKN Tarano, seperti alat untuk budidaya perikanan, tes protein, serta alat peternakan dan pertanian. “Ini bisa dilakukan kerjasama lainnya ke arah riset dengan memanfaatkan alat yang ada,” tandasnya. (SR)






