Pengurus IKP2MI Resmi Dikukuhkan, Mo—Novi Ajak Bersinergi

oleh -370 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29/5/2021)

Eks Pekerja Migran Korea asal Sumbawa kini memiliki organisasi tempatnya bernaung. Hal ini ditandai dengan dikukuhkannya pengurus Ikatan Keluarga Besar Purna Pekerja Migran Indonesia (IKP2MI), Sabtu (29/5/2021).

Organisasi purna migran yang pembentukannya diinisiasi Boris Syaifullah ini dikukuhkan oleh Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah didampingi Wakil Bupati, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd, CEO Borsya Grup sekaligus Pembina IKP2MI, dan Staf Ahli Gubernur Bidang Ketenagakerjaan, Imawati Daeng Combo.

Mengawali kegiatan itu Pendiri IKP2MI, Boris Syaifullah menyebutkan ada 9 juta PMI (Pekerja Migran Indonesia) berada di berbagai negara di dunia. Keberadaan PMI ini memberikan konstribusi (remittance) cukup besar yakni Rp 159,7 triliun atau berada di urutan kedua pendapatan negara setelah Migas. Karena itu sangat wajar jika predikat pahlawan devisa disematkan kepada para PMI.

Untuk diketahui, NTB salah satu daerah yang paling banyak mengirim PMI, berada urutan kedua di bawah Jawa Barat. Secara tidak langsung, NTB berkonstribusi dalam menyumbang remittance yang cukup besar bagi negara. Namun tidak sedikit yang pulang ke tanah air namun tidak mampu berdaya. Padahal purna PMI khususnya Korea memiliki keahlian lebih dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.

“Tukang las, tukang cat, dan tukang-tukang lainnya yang ada di Sumbawa, tidak sehebat dengan tukang (eks PMI) dari Korea, Jepang dan lainnya. Potensi ini harus dimanfaatkan agar bisa berdaya,” kata Boris—akrab mantan PMI Korea yang sukses menjadi pengusaha besar.

Melihat kondisi itu, lanjut Boris, muncul keinginannya untuk merangkul dan menghimpun purna PMI yang terserak dengan membentuk Ikatan Keluarga Besar Purna Pekerja Migran Indonesia (IKP2MI). Dari organisasi ini, diharapkan purna PMI dapat memberikan konstribusi bagi daerah dan masyarakat Sumbawa.

IKP2MI harus mampu menjawab tantangan yang lebih besar ke depan. Untuk itu tidak bisa bekerja sendiri melainkan harus berkolaborasi dengan semua pihak. “Mari kita jalankan dan menjaga marwah organisasi ini dengan niat yang tulus dan kerja keras sambil menunggu campur tangan tuhan,” ajaknya.

Sementara Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan selamat atas dikukuhkannya pengurus IKP2MI Kabupaten Sumbawa. Ia berharap dengan pengukuhan ini mampu memberikan semangat tersendiri pagi para purna migran Sumbawa untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kemampuan, mentransformasikan keterampilan dan pengalaman yang didapatkan selama bekerja di luar negeri kepada lingkungan sekitar.

Tak kalah pentingnya, keberadaan IKP2MI ini dapat menjadi wadah bagi para purna migran Sumbawa, di samping memfasilitasi pemenuhan hak-hak para purna migran baik dalam aspek hukum, ekonomi, maupun sosial.

Berkaca dari pengalaman, ungkap Bupati, Boris Syaifullah selaku Pendiri IKP2MI adalah salah seorang purna migran Sumbawa yang dikenal sukses menjadi pengusaha terkemuka di bidang industri telekomunikasi di Indonesia.

Pada level nasional, Boris merupakan pengusaha yang sangat disegani karena memiliki karakter yang jujur serta kapabel dan konsisten pada bidang yang dikuasainya. Bahkan saat ini, sebagai bentuk dedikasi dan amaliahnya untuk menghadirkan pendidikan yang berbasis pada kemerdekaan belajar.

Pasalnya melalui Borsya Group tengah mendirikan SMK Telekomunikasi di Kabupaten Sumbawa. “Tentu kita patut berbangga dan bersyukur memiliki seorang purna migran seperti beliau, yang memiliki komitmen kuat untuk membangun Sumbawa ke depan,” imbuhnya.

Karena itu purna migran Sumbawa lainnya dapat mengikuti jejak Borisd Syaifullah untuk membangun Sumbawa. “Melalui organisasi IKP2MI ini diharapkan para purna migran dapat lebih proaktif melakukan kegiatan-kegiatan advokasi dan pemberdayaan, agar keberadaan organisasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya, baik bagi anggota maupun bagi masyarakat sekitar. Insya Allah ke depan, dengan dikukuhkannya Ketua Umum IKP2MI ini dapat lebih berkontribusi dalam memberdayakan anggota serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan pembangunan di daerah ini,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd. Ia sangat mensupport hadirnya IKP2MI dan mengajak untuk bersinergi bersama pemerintahan Mo—Novi mewujudkan Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban.

Untuk diketahui IKP2MI diketuai Agus Salim. Dalam kesempatan itu Agus—sapaan mantan Kades ini menyebutkan jumlah anggotanya yang berhimpun di IKP2MI sebanyak 213 orang yang tersebar di 24 kecamatan wilayah Kabupaten Sumbawa. Jumlah ini masih terbatas purna Migran Korea.

Ke depan pihaknya akan mengorganisir purna migran dari negara-negara lain. “Hadirnya organisasi ini untuk menghadapi tantangan jaman sekaligus memperjuangan dan mewujudkan cita-cita bersama sebagai purna migran,” pungkasnya. (SR/**)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *