SUMBAWA BARAT, samawarea.com (25/5/2021)
Kedai Kopi Datu Payung yang berada di Desa Rarak Ronges nampaknya mulai menjadi daya tarik masyarakat. Ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang datang terutama mengisi weekend setiap Hari Sabtu dan Minggu.
Mereka yang datang untuk menikmati suguhan kedai kopi di bawah rindangnya pohon kopi dalam perkebunan kopi itu sendiri. Selain itu keindahan alamnya yang luar biasa dan penuh sensasi.
Ditemui samawarea.com, Minggu (23/5), Pemilik Kedai Kopi Datu Payung, Kaharuddin AL mengaku bersyukur dengan banyaknya pengunjung yang datang menikmati kopi ke tempatnya. Paling banyak pengunjung pada Hari Sabtu dan Minggu. Ada sekitar seratusan orang pengunjung. “Konsep yang kami tawarkan adalah konsep Kedai Kopi perkebunan, karena langsung dibangun di tengah-tengah kebun kopi,
agar masyarakat yang berkunjung bukan hanya bisa menikmati kopinya saja tapi mereka juga bisa mengetahui asal dari kopi yang mereka nikmati tersebut. Jadi kalau ke Rarak minum kopi ya di kebun kopi,” katanya.
Konsep ini nampaknya bukan hanya dinikmati oleh masyarakat Rarak Ronges melainkan dari luar wilayah setempat, bahkan jauh lebih banyak. Tren pengunjung setiap bulannya terus meningkat. Apalagi saat cuaca cerah tidak ada hujan, pengunjung terus berdatangan.
“Konsep ini sebenarnya sudah saya pikirkan sejak tahun 2015, karena sebelum saya olah sendiri kopi, saya jual mentahnya ke Sumbawa. Dalam perjalanan saya berpikir kalau begini tidak ada peningkatan dari hasil jual kopi, sehingga di tahun 2020 saya beranikan diri untuk mengolah sendiri, mulai dari disangrai sampai ditumbuk menjadi kopi siap saji,” kenangnya.
Awalnya diakui Eros—akrabnya disapa, dalam memasarkannya memang berat, tapi perlahan banyak masyarakat luar yang kenal sehingga dari hasil kopi bisa mendapatkan keuntungan 100% dibandingkan dengan dijual mentah.
Sementara Kepala Desa Rarak Ronges, Arifin menilai langkah Eros sangat bagus karena mampu meningkatkan penghasilan dengan memproduksi sendiri. Di Rarak Ronges baru dua orang yang melakukan produksi kopi sendiri. Kedepanya ia terus mengedukasi masyarakat yang memiliki kebun kopi untuk mengikuti jejak Heros.
“Saya lihat di lapangan, Kopi Rarak Ronges sudah mulai dikenal masyarakat luas, pengunjung yang datang ke Rarak Ronges juga terus meningkat, sehingga saya yakin kalau kita memproduksi sendiri masyarakat akan lebih sejahtera,” ujarnya.
Untuk kekurangan yang ada, Kades menyatakan akan terus dibenahi. Pemerintah desa akan memsupportnya termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bersama-sama mendorong Kopi Rarak dikenal oleh masyarakat luas. Demikian dalam penguatan produk agar lebih berkualitas.
Untuk diketahui Rarak Ronges memiliki lahan perkebunan kopi seluas 400 hektar. Selain dua orang ini, para pemilik kebun kopi masih menjual kopi dalam bentuk mentahan ke Sumbawa. Ia berharap kedepan kita bisa membuat Rarak Ronges menjadi kampung kopi yang mendunia. “Karena kami bukan hanya menawarkan kopi, tapi juga alam yang indah dan sejuk, terlebih lagi Rarak Ronges memiliki wisata air terjun.
Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST yang berkesempatan ke Kedai Kopi milik Eros memuji konsep usaha tersebut. “Kita memiliki kebun kopi dan alam yang begitu indah, kalau dikelola dengan baik maka bisa menjadi aset yang luar biasa, seperti yang dilakukan Pak Eros ini sudah menunjukan langkah maju, membuat Kedai kopi langsung di kebun kopi ini ada daya tarik tersendiri,” ucapnya.
Menurutnya, tempat yang sejuk sangat cocok untuk menikmati kopi hangat. Apalagi Rarak Ronges berada puncak gunung tertinggi di Sumbawa Barat sehingga para pengunjung leluasa menikmati pemandangan alam yang indah bagaikana negeri di atas awan.
Belum lagi air terjunnya yang ramai dikunjungi bahkan pengunjung betah berhari-hari dengan membangun kemah di sekitarnya. “Hari ini saya mencanangkan Rarak Ronges menjadi desa agro wisata,” cetusnya.
Pemeriontah Kabupaten, akan bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dan pemeritah desa mewujudkan desa agro wisata ini. Masyarakat akan diedukasi agar menyulap rumah warga setempat menjadi home stay dengan harga terjangkau. (HEN/SR)






