SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24/4/2021)
Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan upaya meningkatkan akses kepada masyarakat agar mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, sehingga terjadi proses belajar yang mendorong kreativitas dan inovasi agar menjadi produktif dan sejahtera.
Demikian diungkapkan Penjabat Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Iskandar D, Mec., Dev saat membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Terbatas Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Jum’at (23/4).
Bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, kegiatan itu dihadiri Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Julmansyah S.Hut, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sumbawa, Perwakilan DPMD dan Bappeda, Ketua FK2D, Ketua KOMPAK, Ketua Yayasan PLAN Internasional Indonesia, dan Ketua Penyandang Disabilitas.
Penjabat Bupati berharap dengan adanya transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial ini semakin memperkuat peran dan fungsi perpustakaan, agar tidak hanya sekedar tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi lebih dari itu dapat menjadi wahana pembelajaran sepanjang hayat dan pemberdayaan bagi masyarakat. (SR/**)






