Kerap Lolos Saat Ditangkap, Fir’aun Terkapar Ditembak Polisi

oleh -321 Dilihat

KOTA BIMA, samawarea.com (19/4/2021)

SG alias Fir’aun seketika ambruk setelah timah panas bersarang di kakinya, Minggu (18/4) dinihari. Tindakan tegas dan terukur yang dilakukan Tim Puma Polres Bima Kota ini karena pemuda asal Kecamatan Belo ini merupakan DPO kasus pencurian sepeda motor yang dikenal sadis dan licin. Bersama Fir’aun, tim mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga kuat hasil kejahatannya.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubag Humas, IPTU Jufrin, Senin (19/4) mengatakan, sepak terjang Fir’aun terbongkar dari Maha–tersangka Curanmor yang sebelumnya dibekuk polisi. Maha mengaku bersama Fir’aun kerap melakukan aksi Curanmor di berbagai tempat dengan aksi yang cukup sadis.

“Hingga kita mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang dan tim sudah beberapa kali melakukan penggerebekan namun tersangka ini terkenal lihai dan licin selalu berhasil melarikan diri. Makanya kita dor,” urainya.

Saat timnya mendapatkan informasi jika Fir’aun berada di rumahnya, langsung menyusun strategi yang matang dan mengepung rumahnya. Setelah didobrak beberapa kali, tersangka sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri lewat jendela.

“Sepeda motor hasil curiannya disimpan di bawah kolong rumah. Dia mengaku telah melakukan curanmor sebanyak 18 kali dan menjualnya ke dua orang,” bebernya.

Tak menunggu lama, polisi pun langsung melakukan pengembangan ke rumah dua orang yang disebutkan Fir’aun di wilayah Monta Dalam dan Belo. Saat dilakukan penggerebekan, keduanya tidak berada di tempat. “Tapi kita berhasil mengamankan empat unit sepeda motor hasil Curanmor yang disimpan di bawah kolong rumahnya,” imbuh Jufrin.

Tim juga melanjutkan pengembangan ke wilayah Belo Selatan. Di tempat ini polisi sempat terkecoh dengan keberadaan Fir’aun yang meminta ijin untuk kencing.

“Karena situasi gelap dan hujan, Fir’aun yang melihat tim lengah langsung berontak dan melakukan perlawanan. Tim pun mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkannya di bagian kaki,” ujar Jufrin.

Dalam kondisi tertembus peluru, Fir’aun dibawa ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan. Setelah mendapat perawatan medis, tim pun mengamankan tersangka beserta barang bukti ke Mako Sat Reskrim Bima Kota. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *