BIMA, samawarea.com (10/3/2021)
Diduga akibat konsleting listrik, rumah panggung milik Nuramirullah (37) warga Desa Sari Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, hangus terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa pagi (9/3) sekitar pukul 10.10 Wita. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Karena itu tak satupun harta benda yang bisa diselamatkan.
Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPTU Jufrin menyampaikan, awalnya di dalam rumah panggung 12 tiang itu muncul kobaran api, tetangga korban yang melihat berteriak meminta tolong. Karena api cepat membesar, semua isi rumah hangus terbakar hingga rata dengan tanah. “Saat rumahnya terbakar, pemilik rumah sedang berada di luar,” ungkapnya.
Untuk memadamkan api, dikerahkan satu unit mobil pemadam datang ke lokasi dan dibantu masyarakat sekitar. Akibat kebakaran itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 125 juta, terdiri dari rumah beserta perabotan, 3 unit motor dan surat penting lainnya.
Ia juga mengimbau masyarakat lebih teliti dan rutin memeriksa kondisi kabel dalam rumah, jika sudah terlihat rusak, segera ganti, agar tidak memicu terjadinya kebakaran. “Bagi masyarakat yang masih menggunakan kayu untuk memasak, pastikan api sudah padam baru meninggalkan rumah. Begitu juga yang menggunakan kompor gas, teliti saat memasang tabung gas,” imbaunya. (SR)






