UTS Ajak OPD Sinergi untuk Lahirkan Inovasi

oleh -373 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18/2/2021)

Kunjungan kerja Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) berlanjut, Kamis (18/2/2021). Setelah ke Dinas Dikbud dan Dinas Koperindag, kali ini ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa. Saat kedua dinas ini, Rektor Chairul Hudaya Ph.D didampingi Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Nurul Izzati, S.Si., M.Sc, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Khotibul Umam, S.Si., M.Sc, Sekretaris Universitas Nurul Hudaningsih, MT dan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Aka Kurnia. SF, S.Ag., M.Sn.

Dalam kunjungannya Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D membahas tentang prospek kedepan Program Merdeka yang sudah diterapkan UTS sejak paruh kedua tahun 2020 lalu. Rektor UTS menjabarkan terkait bagaimana Program Merdeka yang telah berjalan di 19 desa binaan UTS. Selain itu Rektor mengajak agar bersama UTS dan Dinas terkait dapat bersinergi untuk menciptakan inovasi-inovasi mulai dari sektor pertanian, kuliner, UMKM serta pariwisata.

Sejalan dengan program ini, Kepala Dispopar Sumbawa, Rusmin Junaidi, S.Pt., M.Si menuturkan bahwa pihaknya saat ini sedang menggalakkan inovasi di sektor pariwisata. Sejak pandemi melanda menjadikan sektor pariwisata lesu. “Kami berharap dapat melakukan gebrakan untuk membangkitkan kembali pariwisata khususnya di Kabupaten Sumbawa, bersama UTS kita melakukan inovasi yang solutif agar tetap survive di tengah pandemi ini. Kami sangat mengharapkan peran perguruan tinggi dalam mengembangkan pariwisata desa, dengan sentuhan inovasi. Dan kami melihat UTS sejauh ini concern melakukan pengembangan desa agar perekonomian masyarakat kembali menggeliat,”  tutur Edot—sapaan Kadis low profil ini.

Sebelumnya UTS telah memiliki kerjasama tertulis dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Yaitu Kerjasama Bina Desa. Karena itu kunjungan ke DPMD kali ini merupakan agenda lanjutan untuk mendalami sinergi yang dapat dikembangkan bersama universitas.

UTS menawarkan program beasiswa One Village Ten Engineer, program beasiswa yang ditujukan agar setiap desa mampu mencetak setidaknya 10 engineer sebagai sumber daya manusia yang unggul sehingga bisa menyelesaikan masalah di desanya sendiri, atau menjadi Desa Mandiri.

Tawaran UTS mendapat sambutan positif dari Kepala DPMD Varian Bintoro, S.Sos., M.Si. Namun terlebih dahulu Varian menyatakan akan mengkaji dengan pihak desa, sehingga program ini tidak sia-sia dan mampu dijalankan secara maksimal dan tepat sasaran.

Sementara Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D mengatakan sejauh ini UTS terus berupaya mengintegrasikan program-program andalan yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Tujuannya untuk pengembangan dan kemajuan daerah Sumbawa. “Ini adalah perwujudan dari UTS yang membumi dan mendunia,” cetusnya. (SR)

 

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *