8 Warga Sumbawa yang Positif Covid Adalah Pedagang di Tiga Pasar

oleh -363 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14/7/2020)

Pengumuman Gugus Tugas Penanganan Covid Provinsi NTB pada Rabu (15/7/2020) malam ini cukup mengejutkan. Sebab dari 30 kasus positif baru, 8 di antaranya warga Kabupaten Sumbawa yang tersebar di Kecamatan Alas, Alas Barat, Plampang dan Empang. Dalam penjelasan Gugus Tugas Provinsi, delapan pasien ini tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit dan riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.

Sekda Sumbawa selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri yang dikonfirmasi samawarea.com, Rabu (15/7) menyebutkan, 8 orang itu adalah para pedagang yang tersebar di tiga pasar wilayah Kabupaten Sumbawa. Ini terungkap ketika Gugus Tugas Kabupaten melaksanakan test swab terhadap para pedagang di 8 pasar, belum lama ini. Masing-masing pasar diambil sampel 50 orang. Untuk Pasar Kerato, Pasar Brang Biji, Pasar Labuan Sumbawa, Pasar Utan dan Pasar Langam, hasil ujilab semuanya dinyatakan negatif. Namun di tiga pasar lainnya yaitu Pasar Empang, Pasar Plampang dan Pasar Alas, ada 8 orang yang positif covid. Para pedagang yang positif ini sebagiannya tidak menetap karena pulang pergi Sumbawa—Lombok. Mereka akan segera ditangani. Selain itu melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak dengan 8 pedagang tersebut. Tak hanya itu, lanjut Haji Bas—akrab Sekda disapa, pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan swab terhadap semua pedagang di tiga pasar ini. Untuk Pasar Alas, swab massal dilaksanakan Rabu (15/7), disusul Pasar Plampang Kamis (16/7) besok, dan Sabtunya di Pasar Empang. Swab untuk semua komunitas pasar tersebut dilakukan agar nanti bisa memberikan gambaran bahwa pasar itu aman. Tiga pasar ini juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan. “Jika memungkinkan, bisa saja ada kebijakan penutupan pasar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan Covid Sumbawa berhasil menuntaskan penanganan tiga kluster penyebaran Covid. Yaitu Klaster Jakarta, Gowa dan Magetan. Semuanya tertangani dengan baik, tuntas dan tidak ada lagi penyebarannya. Dalam menyambut new normal, Gugus Tugas bekerjasama dengan Laboratorium Genetik Sumbawa Techno Park Sumbawa melakukan pemeriksaan swab terhadap 115 orang dari sejumlah kecamatan di Kota Sumbawa. Hasilnya, semuanya negatif. Kemudian Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tersebar di 165 desa, juga semuanya negatif.

Karena itu untuk memutus mata rantai penyebaran covid dan menangani orang-orang yang bergejala covid, salah satunya menerapkan Lomba Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB. Kriteria menjadi Kampung Sehat ini di antaranya kemampuan kampung atau desa tersebut menangani covid secara mandiri termasuk menyediakan tempat karantina di wilayah masing-masing. Selain itu mampu menerapkan protocol covid sampai dengan merawat pasien. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *