Dukung Program NTB Gemilang, SMAN 2 Sumbawa Buka Kelas Bahasa

oleh -499 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10/6/2020)

SMA Negeri 2 Sumbawa, pada Tahun Pelajaran 2019/2020 meluluskan siswa untuk 6 kelas. Namun, di pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021, salah satu sekolah unggulan dalam Kota Sumbawa itu berencana menambah 2 kelas lagi untuk menggaet calon siswa baru. Kebijakan itu diambil karena sekolah ini baru mendapatkan tambahan 2 ruang kelas baru. “Tahun ini ada 8 kelas yang kita siapkan untuk PPDB. Secara lisan kita sudah sampaikan ke Dinas Dikbud Provinsi NTB, SMAN 2 Sumbawa, bisa diberikan 7 kelas untuk PPDB. Tapi saya berharap dapat 8 kelas, karena tahun ini rencananya buka jurusan baru, yakni jurusan Bahasa. Keputusan akhirnya ada di Dinas Dikbud NTB,” kata Kepala SMA Negeri 2 Sumbawa, Sahyuddin, SPd, MA.TESOL, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dibukanya jurusan Bahasa pada tahun ini, menurut Deden—akrab Kepsek muda ini disapa, karena skeolahnya ingin memunculkan keunggulan dalam bahasa asing dengan focus Bahasa Inggris, Bahasa Jepang dan Bahasa Mandarin. Kelas Bahasa ini juga sebagai dukungan sekolah terhadap program NTB Gemilang, yang salah satunya harus mampu menguasai bahasa asing. “Untuk Kelas Bahasa ini kita siapkan satu kelas. Jumlah siswanya 32 orang. Kita sebelumnya sudah siapkan satu guru tamu dari Amerika, tapi ditunda dulu karena ada Covid-19,” terangnya.

Meski baru dibuka tahun ini, mantan Kepala SMAN 1 Utan itu yakin Kelas Bahasa banyak peminatnya. Survey internal terkait minat calon siswa melanjutkan pendidikan di sekolahnya menjadi acuannya. Berdasarkan survey internal secara online tersebut, data terakhir yang masuk tercatat sebanyak 548 calon siswa yang ingin menjadi keluarga besar SMAN 2 Sumbawa. “Kesimpulan kita minat calon siswa melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Sumbawa ternyata sangat tinggi. Ini juga alasan lain mengapa mulai tahun ini kita buka Kelas Bahasa. Saya yakin Kelas Bahasa banyak peminatnya, karena kemampuan bahasa asing adalah salah satu kemampuan yang sangat dibutuhkan untuk bersaing di jaman sekarang,” kata Deden.

Disinggung mekanisme PPDB tahun ini, ia menuturkan masih menunggu Juknis. Namun, karena pendaftaran nanti masih diselimuti pandemi Covid-19, sekolahnya sudah menyiapkan fasilitas pendukung protocol kesehatan, baik tenaga maupun fasilitasnya seperti alat kebersihan. “Bagi calon siswa yang tidak punya fasilitas internet untuk meng upload data, sekolah siap membantu dengan cara datang langsung ke sekolah,” pungkasnya. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *