Sasar Zona Merah, TAGANA dan Disos Hilangkan Kecemasan Warga Pernang  

oleh -508 Dilihat
Anggota TAGANA Sumbawa melakukan penyemprotan di kediaman salah satu warga Karang Padak, Dusun Pernang, Desa Pernang, Kecamatan Buer, yang hasil rapid testnya reaktif. Rumah ini adalah kediaman kakek J--pasien positif Covid.

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10/5/2020)

Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa kembali memenuhi panggilan kemanusiaan di tengah pandemic Covid ini. Kali ini institusi terdepan dalam penanggulangan bencana, merealisasi pemintaan Kepala Desa Pernang Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Pasalnya, Desa Pernang Kecamatan Buer termasuk zona merah karena ada salah seorang warganya yang dinyatakan positif Covid.

Kegiatan yang dilakukan di siang bolong tersebut, Minggu (10/5/2020), TAGANA menghujani zat pembunuh Virus Corona tersebut pada ratusan rumah yang tersebar di empat dusun yaitu Dusun Sekemang, Dusun Bugis, Dusun Bajo dan Dusung Pernang. Termasuk rumah J—pasien positif Covid, dan beberapa rumah kerabatnya yang diindikasikan kontak langsung dengan J. Dalam kegiatan tersebut, TAGANA didampingi Kades Pernang, Sekdes, Bhabinkamtibmas dan sejumlah kepada dusun. Di bawah teriknya matahari, Anggota TAGANA yang tengah melaksanakan ibadah puasa ini menuntaskan penyemprotan sekitar pukul 14.00 Wita. Sempat istirahat untuk sholat dzuhur.

Ketua TAGANA Sumbawa, Dedi Susanto S.Pd.I di sela-sela kesibukannya mengatakan, bahwa penyemprotan disinfektan di Desa Pernang sebagai daerah zona merah, atas permintaan Kades dan warganya secara resmi yang disampaikan melalui Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa. TAGANA pun meresponnya dengan cepat, sekaligus menindaklanjuti hasil rapat yang dipimpin Asisten III belum lama ini agar segera mengambil tindakan terhadap daerah terkategori zona merah karena bersifat darurat. Selain itu kehadiran TAGANA di Desa Pernang untuk memberikan dorongan secara psikologis kepada warga setempat yang panik sejak ada warganya dinyatakan positif covid. “Tindakan cepat harus diambil, selain memutus rantai penyebaran Covid, juga memberi rasa tenang kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan penyemprotan yang dilakukan TAGANA nyaris tak pernah berhenti. Hal ini mengingat tingginya permintaan masyarakat. Bahkan sejak pertama Bulan Ramadhan hingga saat ini, TAGANA terus melakukan penyemprotan di berbagai tempat jelang berbuka puasa. Ia berharap dengan konstribusi TAGANA, penyebaran Covid di Kabupaten Sumbawa dapat dilokalisir.

Kades Pernang, Iwan Iskandar Putra

Sementara Kades Pernang, Iwan Iskandar Putra menyampaikan terima kasih kepada TAGANA dan Dinas Sosial yang peduli terhadap kondisi warganya. Kehadiran TAGANA ini dinilai mengurangi beban psikologis warganya mengingat Desa Pernang sudah dikategorikan sebagai zona merah menyusul seorang warganya berinisial J positif covid. “Minimal dapat menghilangkan kepanikan warga,” ujarnya.

Diakui Gabung Iwan—akrab Kades disapa, belum lama ini Dinas Kesehatan dan Puskesmas Buer sudah turun ke desanya untuk melakukan test cepat atau Rapid Test terhadap sejumlah warganya yang memiliki kontak dengan pasien covid. Hasilnya, semua non reaktif kecuali kakeknya J yang dievakuasi ke Sumbawa untuk dilanjutkan dengan pengambil sampel swab. Kendati demikian tercatat 23 warganya yang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan. Sebagai bentuk perhatian, pemerintah desa memberikan bantuan sembako kepada sejumlah warga tersebut.

Kepala Dusun Pernang, Hamzah M.Haz mengakui pasien positif Covid maupun warga yang reaktif hasil rapid test di wilayahnya sudah tertangani dengan baik. Demikian dengan warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif, meski hasil rapid test negatif namun tetap menjalani isolasi mandiri. Warga ini juga tertangani dengan baik, karena pihak desa memberikan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhannya selama masa karantina.

Kendati demikian ia mengakui warganya diliputi rasa khawatir dengan adanya kasus covid di lingkungannya. Karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada TAGANA yang sigap merespon situasi tersebut dengan melakukan penyemprotan disinfektan, sehingga warganya merasa tenang dan aman. “Terima kasih kami kepada TAGANA, semoga kiprah dan pengabdiannya menjadi amal jariyah,” ucapnya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *