SUMBAWA BARAT, samawarea.com (2/5/2020)
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat masih membiarkan masyarakatnya untuk sholat berjamaah di masjid. Keputusan ini bertolak belakang dengan instruksi Gubernur NTB yang meminta setiap daerah patuh kepada keputusan MUI untuk tidak melakukan sholat berjamaah di masjid untuk sementara waktu. Menanggapi hal ini Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM mengaku masih memberikan kesempatan masyarakat untuk melaksanakan sholat berjamaah. Sikap toleransi ini bukan menentang perintah Gubernur. Sebab Gubernur dalam hal ini masih bersifat menghimbau. “Kalau menghimbau berarti masih ada kewenangan daerah di situ dalam menentukan sikap terkait PSBB,” kata Musyafirin—akrab Bupati disapa.
Karena masih ada kewenangan daerah, Ia menilai bahwa KSB masih belum memenuhi syarat untuk melakukan PSBB sebagaimana kajian dinas teknis. Jika menurut kajiannya sudah layak PSBB, Ia selaku Bupati akan menandatanganinya dan meminta untuk segera dilaksanakan PSBB. “Kenapa kita tidak larang masyarakat untuk sholat berjamaah, itu aspirasi dari masyarakat juga. Begitu juga dengan diliburkannya anak sekolah itu aspirasi kebanyakan wali murid sehingga sekolah diliburkan,” ujar Bupati.
Menurut Musyafirin, untuk PSBB merupakan kewenangan Gubernur. Apabila ada keputusan Gubernur mengatakan seluruh daerah di NTB harus menerapkan PSBB sesuai dengan kajian, KSB pasti mengikutinya. “Daerah tidak perlu lagi mengirim surat ke Kemenkes untuk menilai masing-masing daerah, cukup Gubernur saja, tapi saat ini belum ada keputusan tersebut dari gubernur bahwa KSB sudah memenuhi syarat untuk PSBB, tapi masih sebatas himbauan saja,” tukasnya.
Bupati mengaku berani mengambil keputusan dengan memperbolehkan sholat berjamaah di masjid karena melihat kerja Tim Gugus Tugas di semua posko sangat ketat. Ia percaya dengan adanya posko ini, semua kemungkinan bisa diminimalisir. “Ini salah satu yang membuat saya kuat dalam mengambil keputusan, tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker juga kami lihat cukup tinggi. Kalau memang ada kekurangan itu yang terus kita maksimalkan,” tandasnya, seraya menyampaikan terima kasih kepada petugas di posko yang bekerja ikhlas untuk masyarakat. Karenanya ia meminta semua masyarakat untuk saling menguatkan dan memberi semangat kepada petugas, bukan dikucilkan karena mereka bertarung nyawa dalam melindungi masyarakat. (HEN/SR)






