Hasil Monitoring, Sekolah di Sumbawa Gunakan Dana BOS untuk Cegah Covid

oleh -346 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DIKBUD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13/5/2020)

Salah satu item dalam Permendikbud No 19 Tahun 2020, menyebutkan dana Bantuan Operasional Sekolah atau yang lazim disebut dana BOS, sekarang dapat digunakan untuk penanganan pencegahan Covid-19. Untuk memastikan Permendikbud tersebut sudah dilaksanakan oleh sekolah penerima, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, dalam dua minggu terakhir melakukan langsung monitoring ke lapangan. Hasilnya seperti disampaikan Manajer BOD Kabupaten, Ir Surya Darmasya, saat ditemui Selasa, (12/05), semua sekolah penerima mulai jenjang SD hingga SMP, sudah mengarahkan sebagian dana BOS yang diterimanya untuk penanggulangan salah satu virus mematikan tersebut.

Sekarang di setiap sekolah sudah menyediakan tempat cuci tangan, melakukan penyemprotan disinfektan hingga menyiapkan handsanitizer. “Awalnya kita turun, belum semua sekolah menerapkan Permendikbud ini. Itu karena ada perbedaan persepsi, terutama untuk wadah cuci tangan. Sebagian ada yang menterjemahkan sarana cuci tangan ini bisa pakai ember. Tapi setelah kita memberikan pemahaman, sekolah sekarang sudah mengerti. Alhamdulilllah, semua sekolah sekarang sudah menerapkan penanganan Covid-19 sesuai standar,” terangnya.

Untuk penanganan Covid-19 ini lanjutnya, sekolah juga sudah menyiapkan masker bagi guru dan siswa. Namun untuk masker ini, ia berharap dapat dicantumkan identitas sekolah, agar ada perbedaan antara masker umum, dengan yang dibagikan oleh sekolah.

Surya Darmasya, yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa ini, berharap fasilitas penanganan Covid-19 ini tetap disediakan oleh sekolah baik selama berlangsungnya wabah virus Corona maupun setelah wabah tersebut berlalu. Sebab menurutnya, penerapan hidup sehat bukan saja saat ada wabah Corona, tapi harus diterapkan selamanya baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. “Wabah penyakit itu bukan saja Corona. Ada juga Malaria dan DBD yang sama bahayanya. Seperti semprot disenfektan ini dapat digunakan juga mencegah kedua penyakit tadi. Untuk obat-obatannya sekolah dapat bekerjasama dengan Puskesmas,” ujarnya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *