Danrem 162/WB Desak RTG Selesai Sebelum Lebaran

oleh -284 Dilihat

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (1/5/2020)

Pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) pasca bencana gempa bumi di NTB merupakan tanggungjawab moral Danrem 162/WB. Karena dengan suksesnya rehab rekon progres maka telah sukses menghilangkan beban dan penderitaan masyarakat NTB yang telah mengalami kerugian akibat gempa bumi pada tahun 2018 lalu. Karena itu setiap saat Danrem harus turun langsung mengecek ke seluruh wilayah tempat kegiatan rehab rekon tersebut. Setelah dua hari lalu mengecek pembangunan RTG di Kabupaten Lombok Utara, kali ini Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi  Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto S.E. M.l.Pol., kembali mengecek pembangunan RTG di Dusun Pancor Dao dan Dusun Sengkol Satu Desa Aik Darek, Kecamatan Batu Keliang, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (1/5).

Di lokasi, Danrem memberikan penekanan kepada Danramil dan Babinsa bekerjasama dengan Kepala Desa agar selalu berkoordinasi dengan Pokmas dan Aplikator dalam hal pengadaan barang bahan bangunan agar dipercepat. Sehingga Satgas Rehab Rekon dapat melaksanakan progres pembangunan dengan baik dan lancar serta dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditentukan. “Danramil dan Babinsa dikoordinasikan dengan Aplikator supaya semua pekerjaan selesai sebelum lebaran,” tegas Danrem.

Berkaitan dengan pelaksanaan ibadah puasa dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, Danrem kembali menekankan kepada seluruh personel Satgas Rehab Rekon agar tetap semangat bekerja namun selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 dan mengikuti imbauan pemerintah. “Ingatlah keluargamu di rumah menunggumu kembali dari tugas ini, maka setelah tugas ini selesai kalian harus kembali dan semuanya dalam keadaan sehat,” tandas Danrem.

Di akhir kunjungannya, lulusan Akmil 1993 yang akrab disapa Bang Rizal ini mengingatkan personel Satgas agar selama kegiatan menjaga nama baik satuan dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun, bersikap dan berperilaku sesuai dengan sapta marga, sumpah prajurit dan 8 Wajib TNI, serta menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat setempat. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *