Lagi Tertimbun Lumpur, Simpang Negara-Labuan Jontal Lumpuh Total

oleh -510 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (1/1/2020)

Belum lama ditangani Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, ruas jalan simpang negara—Labuan Jontal Kecamatan Plampang, kembali tertimbun lumpur. Pasalnya, hujan yang mengguyur dalam beberapa hari ini membawa serta lumpur dari pegunungan. Akibatnya, arus lalulintas lumpuh total, karena tidak dapat diakses kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Untuk mobilitas orang dan barang, warga harus berjalan kaki menempuh jarak beberapa kilometer. Karena jalan itu akses satu-satunya keluar masuk Labuan Jontal, Desa Teluk Santong. Kondisi ini tentu dikeluhkan warga setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Sebab ikan yang hendak dijual ke pasaran, membusuk. Agar tidak membusuk, warga ditantang untuk menjajal jalan tertimbun lumpur.

Muhammad Ikhsan—mantan Kepala Desa Teluk Santong kepada Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Timur mengakui kondisi itu. Jika kondisi itu berlangsung lama akan berdampak terhadap perekonomian masyarakatnya. Sebab hasil laut masyarakat tidak bisa dipasarkan. “Meski Labuan Jontal menjadi lumbung ikan, ini akan menjadi percuma jika tidak dipasarkan keluar,” ujarnya, seraya berharap pemerintah melalui dinas terkait turun tangan mengatasi persoalan tersebut.

Sementara Camat Plampang, Abdul Haris, S.Sos mengaku sudah berkoordinasi dengan PUPR untuk mengeruk lumpur yang menutupi badan jalan tersebut. Namun demikian pengerukan itu hanya mengatasi secara temporary karena akan tetap tertimbun lumpur akibat Gunung Serantik berada di sepanjang jalan tersebut dalam keadaan gundul. “Gunung itu gundul hanya terlihat batunya saja karena tanahnya tergerus air saat hujan turun,” imbuhnya. (BUR/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *