Ini Kado Istimewa pada Harlah Kabupaten Sumbawa Barat

oleh -352 Dilihat

SUMBAWA BARAT, SR (21/11/2019)

Bertepatan dengan peringatan hari lahir Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-16, 20 November 2019, Pemerintah KSB mendapat kado special. Yakni ditekennya kesepaham atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemda KSB dan perusahaan asal Korea Selatan. Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin MM dan Direktur PT. Sinar Energi Indonesia (SEI) Korindo Grup, Geun Hyo An ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung Graha Fitrah. MoU tersebut terkait dukungan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berkekuatan 10 megawatt (MW). Selain penandatanganan MoU antara Bupati dan Direktur SEI Korindo Grup, ditandatanganinya MoU lainnya. Adalah MoU antara Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LH) Provinsi NTB oleh Kepala Dinas Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F dengan Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lampok Kecamatan Brang Ene. MoU tersebut terkait pemanfaatan kawasan hutan untuk agroforestry seluas 24 ribu hektar.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, rencana ini sangat baik untuk daerah dan masyarakat. Seperti yang disampaikan Gubernur NTB, memberi kemudahan kepada investor untuk berinvestasi, dan tidak mempersulit. Sepanjang tidak melanggar aturan maka segera memberikan izin. Karena investasi tersebut akan membuka lapangan pekerjaan, mendukung pemenuhan energi dan akan memberi multiplier effect. Tetapi harus ada hal yang diantisipasi jangka panjang, yakni kemungkinan akan adanya warga yang akan mengklaim tanah hutan.

Kepala Dinas Kehutanan dan LH Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F mengatakan, kesepahaman antara pemerintah, perusahaan dan BUMDes memang model pertama di Indonesia. Perencanaan kerjasama ini sudah banyak, tetapi menemui masalah di lapangan, baik masalah dengan perusahaan maupun masyarakat. Model kerjasama tripartide ini nantinya berbentuk, PT. SEI Korindo Grup akan memberikan bibit pohon Kaliandra ke BUMDes. Selanjutnya Korindo akan membeli kayunya sebagai bahan bakar PLTBm. Daunnya akan dibeli untuk pakan ternak. Jika pun Korindo tidak membeli daunnya, maka akan banyak pihak yang akan membelinya. Kelebihan dari pohon ini, ditanam sekali tapi dipanen terus menerus. Dengan program ini masyarakat akan mengelola hutan sendiri dan akan menjadi percontohan nasional.

Direktur PT. SEI Korindo Grup, Geun Hyo An mengatakan, kesepakatan PT. SEI dengan Pemda, Pemerintah Desa dan BUMDes ini pertama di Indonesia. Ia berharap kesepahaman ini berjalan lancar. ‘’Kami akan segerakan konsorsium dari Korea sehingga tahun depan pembangkit listrik tenaga biomassa sudah ada di KSB,” katanya.

Hadir dalam kegiatan, Sekda KSB H. Abdul Azis, S.H., M.H, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr. H. Amry Rakhman, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa KSB Drs. Mulyadi, M.Si. Kepala Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Sejorong, Mataiyang, Brang Rea (KSB) Syahril, S.H dan Kepala Desa Lampok. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *