Panahan di KSB Mulai Menggeliat

oleh -503 Dilihat

SUMBAWA BARAT, SR (1/10/2019)

Sejumlah pecinta panahan di Kabupaten Sumbawa Barat membentuk sebuah komunitas memanah “Sa’ad Bin Abi Waqqas (SAW)”. Komunitas yang masih terbilang langka tersebut menargetkan lahirnya atlet-atlet panahan berprestasi asal KSB.

Ketua SAW Archery Dony Rafli yang dikonfirmasi media ini, Selasa (1/10) mengatakan, bahwa pecinta panahan atau olahraga sunnah tersebut awal mulanya terbilang jarang. Namun seiring berjalannya waktu dan berkat adanya Cabor Panahan dalam berbagai event olahraga, akhirnya olahraga panahan pun kini semakin mendapatkan banyak peminat. “Kami termotivasi membentuk sebuah klub panahan untuk mencetak atlet yang berprestasi, dan untuk menegakkan sunnah Rasulullah terutama di KSB,” katanya.

Dony menambahkan, pihaknya saat ini akan focus untuk merekrut anggota sebanyak-banyaknya untuk memperkuat komunitas panahan tersebut, dengan target usia mulai dari anak anak sampai usia dewasa. Dalam wadah tersebut nantinya mereka akan dilatih menjadi pemanah handal yang bisa membawa nama baik daerah. “Untuk membentuk Cabor Panahan ini, kita targetkan di semua kecamatan harus bisa terbentuk komunitas panahan dalam memperkuat keberadaan Cabor Panahan di KSB. Jika nanti sudah terbentuk, maka untuk pengembangan atlet panahan akan lebih mudah,” imbuhnya.

Dony berharap, ke depan muncul klub dan komunitas panahan baru di Kabupaten Sumbawa Barat bahkan diharapkan lahir pemanah yang handal dari bibit-bibit yang saat ini akan digali. Ia juga membeberkan bahwa baru baru ini komunitas Panahan SAW Archery telah mengikuti perlombaan Panahan di Sumbawa dalam rangka HUT TNI ke-74 Master Barebow Dandim Cup, dan hasilnya berhasil membawa juara utama oleh Sudara Alimudinsyah, juara kedua Roni Pelu Pesi dan juara keempat Lukmanul Hakim. Prestasi ini membuktikan bahwa kehadiran Cabor Panahan di KSB benar benar diminati oleh masyarakat. (HEN/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *