Ketua Genk GANESA Tersangka Utama Kasus Pengeroyokan Calon Pengantin

oleh -514 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (15/10/2019)

Hasil pengembangan penyidikan Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa mengidentifikasi bahwa empat tersangka utama kasus pengeroyokan Arnold—calon pengantin di depan Hotel 99 Sumbawa belum lama ini, adalah anggota Genk GANESA. Bahkan salah satu tersangka utama berinisial SN—adalah ketua genk singkatan dari GAnas NEkat dan SAdis tersebut. Sebagian besar pengikut dari genk berlambang “Bintang Daud”—simbol Yahudi pada bendera Israel ini, adalah kalangan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumbawa. Keberadaan dan aksi Genk GANESA itu dinilai meresahkan masyarakat.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi Kasat Reskrim, IPTU Faisal Afrihadi SH, Selasa (15/10) mengakui hasil pengembangan penyidikan, para tersangka bagian dari Genk GANESA. Genk tersebut terbentuk dri kumpulan remaja yang berasal dari luar Kota Sumbawa. Kebanyakan pengikutnya adalah anak-anak yang masih berstatus pelajar. Sebagai tindakan preventif, Kasat Faisal mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah tempat anggota Genk tersebut bersekolah. Koordinasi ini ditindaklanjuti sekolah dengan memanggil orang tua para anggota Genk GANESA ini agar dapat dibina dan diberikan sanksi tertulis. “Peran serta semua pihak baik kepolisian, sekolah, orang tua, pemuka agama, maupun pemerintah, sangat diperlukan untuk menyikapi persoalan ini. Sebab, jika tidak segera diambil tindakan, tidak menutup kemungkinan akan timbul kelompok-kelompok baru sehingga , dikhawatirkan akan terjadi perseteruan antar Genk sebagaimana di kota-kota besar. Mari bersama kita menjaga kondusifitas agar Sumbawa yang damai, nyaman, dan aman dapat selalu terpelihara dengan baik,” demikian Kasat Faisal.

Seperti diberitakan, Arnold rebah bersimbah darah di depan Hotel 99 Sumbawa, Rabu (9/10) malam pukul 18.20 Wita. Pemuda ini langsung dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan medis. Arnold mengalami luka yang cukup parah. Pungung dan pundak kanan serta lengan tangan kanan mengalami luka terbuka. Kondisi yang dialami Arnold setelah diserang dan dikeroyok sekelompok orang menggunakan senjata tajam. Bermula ketika korban Arnold bersama pacarnya Yuniar dan temannya Fransisca hendak berbelanja makanan di Indomart. Saat melintas dengan berjalan kaki, ada seseorang yang nongkrong di depan Toko Talago sembari memainkan gas motornya. Pria yang belakangan diketahui pelaku ini mengganggu pacar korban dengan cara meminta nomor HP. Korban pun menegur pelaku tersebut dengan berkata “Kenapa mas”. Teguran ini membuat pelaku keberatan lalu menghampiri korban sehingga terjadi perkelahian. Tak berselang lama muncul teman-teman pelaku menggunakan beberapa sepeda motor. Seperti dikomando mereka mengeroyok dan menganiaya korban. Salah satu pelaku mengeluarkan pedang dan menebas punggung, lengan dan serta pundak sebelah kanan. Teman korban, Fransiska lari ke lobi hotel untuk meminta bantuan yang kemudian beberapa petugas security setempat keluar. Namun para pelaku sudah kabur meninggalkan korban yang bersimbah darah. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *