Potengan di Desa Pernek Gugah Selera Peserta Sail Indonesia

oleh -554 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (15/9/2019)

Dinas Pemuda Olaharaga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa menginginkan pelaksanaan Sail Indonesia berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Karena itu dalam menyambut kehadiran puluhan peserta Wonderful Sail to Indonesia 2019 dari berbagai negara di seluruh dunia, Pemda Sumbawa menggelar Pasar Potengan di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu, Minggu (15/9). Pasar yang menyediakan beragam kuliner namun semuanya berbahan dasar poteng—produk unggulan desa setempat, diserbu para pengunjung termasuk turis yang menjadi peserta Sail. Uniknya, turis ini tidak hanya berbelanja, tapi bisa diajarkan proses pembuatan serta bahan yang digunakan untuk jajanan khas tersebut. Tentu membuat turis yang merupakan para Yathcer ini senang, terlebih lagi disambut dengan keramahan masyarakat.

Pollins asal Belanda mengaku sangat senang mengunjungi Pasar Potengan. Selain konsepnya kebudayaan, juga keramah tamahan masyarakat yang dinilai sangat luar biasa. Mengenai produk yang disuguhkan, Pollins mengaku sudah membelinya karena penasaran ingin menikmatinya. “Acaranya sangat bagus, karena konsepnya kebudayaan. Kami juga disuguhkan budaya dan keramah tamahan. Walaupun produk ini saya tidak tahu, saya tetap beli. Saya tetap nyoba karena penasaran,” ujarnya sembari tertawa.

Selain Pasar Potengan, Pollins memuji acara penyambutan di Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, acaranya cukup semarak. Rencananya ia ingin mengunjungi Pulau Moyo serta sensasi melihat langsung Hiu Paus. “Selain keindahan panorama alamnya, saya akan mempromosikan Sumbawa nanti di negara saya maupun negara yang saya kunjungi bahwa masyarakat Sumbawa sangat ramah,” kata Pollins.

Emy Cartwright wisatawan asal Inggris juga sangat terkesan dengan keramah tamahan masyarakat setempat. Sehingga dia merasa senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Orang-orangnya ramah dan saya sangat senang bisa berpartisipasi di acara ini,” ucapnya.

Ia mengaku sebelumnya mengikuti Barapan Kebo (Kerapan Kerbau). Bahkan ikut mencoba meskipun awalnya sempat takut. “Ini pertamakali saya lihat Barapan Kebo. Saya coba lakukan, awalnya takut setelah itu sangat sensasional,” ujarnya.

Seperti  halnya Pollins, Emy mengakui keramah-tamahan masyarakat Sumbawa. Dia berjanji akan mempromosikan segala hal positif tentang Sumbawa melalui media social, facebook dan instagram.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Iskandar D, M.Ec. Dev menyebutkan ada 37 wisatawan peserta kapal yacht yang dibawa ke Pasar Potengan. Pihaknya ingin memperkenalkan kepada para peserta bahwa Sumbawa mempunyai produk Poteng dengan ciri khas rasa. Selain itu juga banyak produk jabarannya seperti Ai Poteng, Wajik dan berbagai ragam yang bersumber dari Poteng. Kepada masyarakat selaku produsen, diharapkan tetap bersemangat meningkatkan mutu dan hasil dari Poteng sehingga memiliki nilai tambah dan menguntungkan secara ekonomi.

Setelah mengunjungi Pasar Potengan, peserta Sail menyempatkan mampir di Dusun Batu Alang untuk melihat pandai besi. Secara kebetulan bertepatan dengan musibah kebakaran yang menyebabkan 4 rumah terbakar, peserta Sail langsung memberi bantuan kepada korban. (JEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *