SUMBAWA BARAT SR (5/9/2019)
Angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) meningkat dari 63 tahun menjadi 68 tahun. Angka ini menjadi acuan Dinas social Kabupaten Sumbawa Barat untuk melakukan revisi terhadap penerima bantuan Kartu Bariri Lansia. “Harapan hidup masyarakat KSB terus meningkat setiap tahunnya. Kami akan melakukan revisi terhadap penerima bantuan Kartu Bariri Lansia yang syarat sebelumnya, penerima bntuan berumur 60 tahun akan kita tambah menjadi 65 tahun,” ungkap Kepala Dinas Sosial KSB, dr. Syaifuddin yang ditemui SAMAWAREA, Rabu (4/9).
Revisi ini dilakukan lanjut Syaifuddin, karena evaluasi BPS, pada umur 60–65 tahun kondisi fisik masyarakat KSB masih sehat jasmani dan rohani, atau kondisi kesehatannya masih seimbang, karena bisa mencari nafkah sendiri sehingga tidak cocok dikatagorikan sebagai lansia. Dinamakan Lansia, apabila sesorang kesehatannya sudah menurun dan tidak seimbang lagi, daya ingat pendek dan tidak mampu lagi beraktifitas seperti orang normal. Dalam kondisi inilah, Pemerintah KSB hadir dengan program Bariri Lansia agar tidak ada lagi masyarakatnya yang terlantar.
Ia mengakui dengan adanya evaluasi tersebut, maka warga yang berumur 60 tahun tidak lagi mendapatkan Program Bariri Lansia. Ini akan berlaku jika Perdanya telah diketok. Saat ini Perda itu masih diusulkan. “Ketika Perda ditetapkan, penerima bantuan sebelumnya yang berumur 60 tahun akan dikeluarkan dari penerima bantuan sebelum mencapai 65 tahun,” pungkasnya. (HEN/SR)






