Ramadhan Perdana, Pemda Kucurkan Bantuan Miliaran Rupiah di Labangka

oleh -269 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (10/5/2019)

Kecamatan Labangka menjadi tujuan Safari Ramadhan Perdana Pemerintah Kabupaten Sumbawa pada tahun ini. Bertempat di Desa Sekokat, Kamis (9/5) malam, Wakil Bupati bersama rombongan melaksanakan sholat isya dan tarawih berjamaah. Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah secara simbolis menyerahkan beberapa jenis bantuan kepada masyarakat Labangka senilai miliaran rupiah.

Dalam sambutannya, Haji Mo’—akrab Wabup disapa mengatakan penyerahan bantuan tersebut dimaksudkan untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Labangka. Dijelaskan, kegiatan safari ramadhan memang dihajatkan untuk mempererat silaturrahim, sekaligus memantau langsung realisasi pembangunan, juga untuk melihat kendala, hambatan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Adapun bantuan yang diserahkan Wabup yaitu bantuan untuk Masjid Miftahuljannah senilai Rp. 20 juta, peningkatan jalan SJP-Labangka 3 sepanjang 3,15 kilometer Rp. 3,725 miliar, pembangunan DAM Kokar Bawa Desa Sekokat Rp  116,2 juta, pembangunan sumur di Dusun Beringin Jaya Desa Labangka Rp 32,5 juta, 2 unit kapal penangkap ikan 3 GT masing-masing untuk Desa Labangka dan Desa Suka Mulya 10 unit jaring tasi 3,5 inch, 1 paket bibit ikan, dan bantuan pembentukan Pokwasmas. Selain pemerintah daerah, pada kesempatan itu Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa juga turut menyerahkan bantuan untuk Masjid Miftahul Jannah.

Terkait permasalahan kurangnya lampu penerangan jalan di Desa Sekokat, Wabup langsung memerintahkan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan. Orang nomor dua di daerah ini meminta permasalahan tersebut harus selesai sebelum Ramadhan berakhir agar pelaksanaan ibadah sholat berjamaah dan sholat tarawih tidak terganggu. Hal itu merupakan wujud keseriusan pemerintahan Husni–Mo’ untuk merealisasikan kewajiban selama 3 tahun lebih memimpin Sumbawa. Pada kesempatan itu Wabup juga menyampaikan harapan agar masyarakat dapat mengisi bulan ramadhan ini dengan memperbanyak ibadah dan kegiatan-kegiatan positif lainnya.

Sebelumnya, Ust. Satiham Mansyukriawan, S.Pd.I dalam uraian hikmah ramadhan menerangkan bahwa tujuan Allah SWT memerintahkan manusia untuk berpuasa adalah meraih taqwa. Karena adakalanya orang berpuasa bukan karena Allah SWT, tetapi untuk tujuan duniawi, seperti kesaktian, diet untuk kesehatan, perdukunan dan tujuan lainnya. Disampaikan bahwa taqwa dapat diraih melalui sikap dalam menjalani puasa. Karena puasa tidak cukup hanya dengan menahan makan, minum dan seks tetapi juga sikap dan prilaku yang baik. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *