SUMBAWA BESAR, SR (3/5/2019)
Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Sumbawa resmi dikukuhkan. Hal ini ditandai dengan penyematan Pin oleh Bunda PAUD Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkiflimansyah, SE., M.Sc, Kamis (2/5) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, sekaligus rangkaian acara peluncuran program PAUD Holistik Integratif oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Sekda Sumbawa Drs. H. Rasyidi menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan kabupaten/kota layak anak (KLA), yang bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumbawa dapat lebih dipastikan.
Dikatakan, masa usia dini merupakan masa yang penting, karena anak-anak memperoleh perkembangan yang sangat pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya, maka perlu mendapat penanganan sedini mungkin. Program launching (PAUD-HI) diharapkan dapat mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan agar kelak pertumbuhan anak-anak bisa maksimal baik secara fisik maupun secara psikologi. Hal terpenting dari program PAUD HI adalah koordinasi di antara para stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Karena itu, Bupati berharap penguatan koordinasi para stakeholders dapat terus ditingkatkan secara rutin, baik dalam perencanaan maupun implementasi program, dan peran seluruh pemangku kepentingan (pemerintah, masyarakat dan dunia usaha) harus bahu-membahu untuk dapat mewujudkannya.
Bunda PAUD Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkiflimansyah, SE., M.Sc menyampaikan apresiasi terkait diluncurkannya PAUD Holistik Integratif yang pertama kali dilaunching di Provinsi NTB.
Dikatakan bahwa pendidikan adalah kunci dari pembangunan. Hadirnya PAUD sebagai salah upaya pemerintah untuk memastikan agar anak-anak usia 0 sampai 6 tahun mendapatkan pendidikan layanan dasar minimal 1 tahun di PAUD, patut didukung dan disukseskan, untuk dapat menampilkan PAUD yang berkualitas, baik dan terbaik di Kabupaten Sumbawa. Hj. Niken berharap PAUD Kabupaten Sumbawa dapat meraih kesuksesan dan menjadi contoh Kabupaten/Kota lain di Provinsi NTB. Mengingat dukungan PKK begitu luar biasa untuk peningkatan PAUD di Kabupaten Sumbawa, diharapkan peran dasawisma dapat menjadi pilot project ditengah masyarakat, sehingga dapat bersinergi dengan pusat kesehatan, dengan mengajak dan memastikan semua warga datang ke posyandu. “Karena anak adalah investasi kita di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka bisa menjadi modal pembangunan, dan sebagai seorang ibu harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik, karena anak-anak kita harus mempunyai dasar dan bekal yang kuat, sehingga dapat menjadi elang dan dapat terbang ke seluruh dunia,” pungkasnya.
Sebelumnya Propensial Manager Kompak Lalu Anja Kusuma menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut untuk mendiseminasikan dukungan Kompak dalam rangka pelaksanaan PAU-HI di Sumbawa, menyamakan pemahaman para pihak terkait kebijakan pemerintah tentang PAUD-HI, PAUDNI dan Dikmas. Selain itu menyatukan pemahaman tentang peran pihak terkait (OPD dan pelaku PAUD-HI) dalam pelaksanaan PAUD-HI, serta menghimpun masukan terkait pembentukan dan pengoperasian gugus tugas PAUD-HI, dan masukan untuk penyempurnaan Perbup PAUD-HI Kabupaten Sumbawa. (SR)






