Tiga Tahun Husni—Mo, Catat Beragam Prestasi dan Inovasi

oleh -384 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDA SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (21/2/2019)

Tepat 17 Februari 2019, masa pemerintahan HM Husni Djibril B.Sc—Drs. H. Mahmud Abdullah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, genap berjalan 3 tahun. Dalam masa tersebut pemerintahan yang dikenal dengan sebutan Husni—Mo ini telah menorehkan berbagai prestasi dan inovasi dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Sumbawa yang Hebat dan Bermartabat Melalui Pengembangan Inovasi Daerah”.

Ini sebagai bentuk ikhtiar untuk menunaikan janji-janji kampanye Husni Mo yang sudah dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Sumbawa Tahun 2016-2021, sejak dilantik 17 Februari 2016 lalu. Dalam Bidang Tranportasi misalnya, berkat kerjasama yang sinergis dengan pemerintah pusat, terminal baru Bandara Sultan Kaharuddin III telah dioperasikan. Pemerintah daerah juga sudah mempersiapkan lahan untuk penambahan panjang Runway (landasan pacu) sehingga bisa didarati oleh pesawat yang lebih besar. Demikian pula dengan infrastruktur jalan, rasio jalan mantap terus meningkat setiap tahun. Pada Tahun 2016, peningkatan dan pemeliharaan jalan kabupaten dan infrastruktur pendukung sepanjang 105,19 kilometer. Sedangkan tahun 2017 lalu program ini dilanjutkan untuk jalan sepanjang 78,5 Km yang sebagian besar berlokasi di daerah terpencil, dengan anggaran sekitar Rp 111 milyar. Seperti Ruas Ropang-Lebin, Labangkar-Ranan, Lantung-Ropang, Lantung Ai Mual-Lantung Pedesa, Ropang-Lawin, Simpang Lawin-Labangkar, Pelita-Batu Rotok, Batu Dulang-Tepal, dan Teladan-Kelawis. Di samping beberapa ruas jalan di Kecamatan Alas, Sumbawa, dan Unter Iwes. Ini semua bertujuan untuk meningkatkan akses dan upaya pemerataan pembangunan. Ruas jalan tersebut sebagian besar merupakan jalan antar desa, yang menghubungkan desa-desa terisolir. Kemudian upaya terbesar pemerintahan ini adalah pembangunan Bendungan Beringin Sila yang sudah lama diidam-idamkan oleh warga Kecamatan Utan. Bendungan raksasa ini dalam tahap pengerjaan setelah Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkiflimansyah, SE.,M.Sc didampingi Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc melakukan peletakan batu pembangunan Bendungan Beringin Sila, 21 Januari 2019 sebagai Kado HUT Kabupaten Sumbawa ke-60.

Dalam Bidang Kesehatan, pemerintah terus melanjutkan Program Revitalisasi Puskesmas sehingga semakin banyak puskesmas yang terakreditasi. Tahun 2017, juga sudah dirampungkan penyusunan master plan relokasi Rumah Sakit Umum Daerah. Keinginan untuk melaksanakan relokasi rsud ini merupakan keinginan yang telah diinisiasi sejak lama, jauh sebelum Husni—Mo menjadi Bupati Sumbawa. Namun karena keterbatasan anggaran, rencana relokasi tersebut belum dapat dilakukan. Karena itu, sambil menyusun Detail Enginering pada tahun 2018 ini, pihaknya juga sedang menyusun beberapa alternatif pembiayaan untuk mewujudkan rencana relokasi ini.

Kemudian dalam Bidang Ekonomi, Husni Mo terus melanjutkan Program Revitalisasi Pasar untuk menghadirkan pasar rakyat yang lebih representatif sebagai sentra pengembangan ekonomi kerakyatan. Tahun 2017 telah dilaksanakan revitalisasi Pasar Brang Bara, Pasar Langam, Pasar Labuhan Sumbawa dan Pasar Utan. Tahun 2017 juga sudah disusun DED Pasar Seketeng dan Pusat Distribusi Karang Dima. Tahun 2018 sudah dipersiapkan anggaran untuk pembebasan lahan di dalam Pasar Seketeng dan pematangan lahan di calon lokasi Pusat Distribusi Karang Dima. Tahun 2017, pemerintah daerah juga sudah meluncurkan Kredit Sahabat sebagai upaya pemerintah daerah untuk melindungi petani yang mengalami kesulitan permodalan dari jeratan rentenir. Kredit ini disambut antusias oleh masyarakat sehingga setiap tahun alokasi dananya akan terus ditambah sehingga bisa menjangkau petani miskin di seluruh desa. Kredit ini disalurkan melalui BUMDes. Tahun 2017 sudah diluncurkan dana sebesar Rp 15 Milyar, tahun 2018 dipersiapkan dana Rp 5 Milyar dan akan terus ditambah sehingga cakupannya bisa menjangkau petani miskin di seluruh desa.

Selanjutnya Bidang Pertanian, diakui Bupati bahwa kemajuannya begitu terasa. Produksi padi terus meningkat hingga daerah ini menjadi salah satu lumbung beras yang menopang keberlanjutan program ketahanan pangan secara nasional. Produksi jagung begitu melimpah ruah, demikian juga dengan hasil ternak utamanya sapi, kerbau dan kuda yang penjualannya menjangkau ke Pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. “Apa yang dilihat, dirasakan dan dicapai ini selain merupakan buah dari kerja keras dan kerjasama, tentu tidak terlepas dari andil para pendahulu. Untuk itu Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Sultan Muhammad Kaharuddin III, H. Madelaoe ADT, Drs. H. Hasan Usman, H. Yakub Koeswara, Drs. H.A. Latief Majid, S.H, dan Drs. H. Jamaluddin malik beserta wakilnya Muhammad Jabir SH pada periode pertama dan Drs. H. Arasy Muhkan pada periode kedua atas kiprahnya yang sampai saat ini masih dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril belum lama ini.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang tersebar dalam berbagai profesi. Dari guru, dosen, petani, peternak, nelayan, pedagang dan profesi lainnya telah bekerja begitu keras guna menghadirkan kesejahteraan di daerah ini. Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang terus berusaha keras menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Kepada pegiat organisasi kemasyarakatan, LSM, organisasi keagamaan serta organisasi politik yang selalu berkiprah melakukan pemberdayaan dan tanpa lelah memperjuangkan hak-hak masyarakat. Juga kepada wartawan yang selalu menghadirkan informasi kritis yang mencerdaskan masyarakat dan menjadikan pemerintah selalu mawas diri. “Saya berharap seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumbawa terus mempertahankan semangat kebersamaan dan memelihara suasana kondusif di daerah kita tercinta, demi suksesnya pembangunan daerah di berbagai bidang,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *