SUMBAWA BESAR, SR (28/10/2018)
Universitas Samawa (UNSA) dan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menggelar Talk Show dan Konsultasi Beasiswa LPDP dengan tema “Berani Bermimpi Melampaui Batas”, Sabtu (27/10) kemarin. Kegiatan yang dipusatkan di Auditorium Universitas Samawa ini diawali dengan tarian penyambutan Tari Nguri oleh Mahasiswa UKM Seni UNSA, dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Sumbawa, Rektor Universitas Samawa, pejabat yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa, Ketua Mata Garuda NTB, segenap civitas Akademika UNSA dan UTS serta alumni LPDP.
Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. H. M. Ikhsan, M.Pd sangat mengapresiasi kegiatan beasiswa LPDP untuk membantu masyarakat Sumbawa menumbuhkan jati diri, meningkatkan pengetahuan dan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, dalam rangka meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan profesionalitasnya. Patut disyukuri dan diberikan perhatian yang sangat besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui dana beasiswa LPDP. Indonesia masih mengalami masalah pembangunan yang belum merata di setiap wilayah. Karena itu, beasiswa LPDP hadir sebagai solusi memberikan kesempatan yang utama bagi putera-puteri untuk mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan demikian, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dapat berkontribusi tentang pembangunan bangsa. Berdasarkan data yang ada lebih dari 500 orang menerima beasiswa LPDP baik S2 maupun S3 dalam dan luar negeri dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Bupati berharap ke depan akan semakin banyak generasi muda yang menerima beasiswa LPDP, khususnya untuk dosen-dosen Universitas Samawa yang saat ini mengajukan permohonan beasiswa LPDP. Seluruhnya lulus dalam tahapan seleksi mengingat Univeritas Samawa sedang bekerja keras dalam proses penegerian. Dengan semakin banyaknya dosen yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S3 maka akan memperoleh dan mempermudah penegerian Universitas Samawa yang merupakan universitas tertua sekaligus universitas kebanggaan Sumbawa.
Bupati juga berharap kepada yang berhasil mendapat beasiswa LPDP agar benar-benar berkomitmen, terobsesi untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik, dan terobsesi mewujudkan Nusa Tenggara Barat yang gemilang serta Sumbawa yang hebat dan bermartabat. Sebab beasiswa LPDP bukan uang yang datang dari langit melainkan berasal dari penerimaan pajak seluruh masyarakat Indonesia. Untuk mengembalikan beasiswa nantinya melalui pengabdian serta kontribusi nyata bagi pembangunan di negara ini khususnya di Sumbawa.
Ketua Mata Garuda NTB, Heri Kurniawansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mata Garuda merupakan sebuah wadah yang di dalamnya berkumpul para alumni LPDP baik secara nasional hingga tingkat kabupaten/kota. Orang yang menempuh pendidikan S2 dari berbagai universitas yang siap menghibahkan tanpa syarat di daerah masing-masing. Mata garuda juga merupakan aset daerah yang banyak berkiprah di daerah masing-masing yang memfasilitasi untuk generasi yang ingin melanjutkan studi.
Sementara itu, Rektor Universitas Samawa Dr. Syafruddin, SE., MM menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain dapat membangun sumber daya manusia (SDM), juga membangun ekonomi daerah. Dengan mengikuti beasiswa di dalam dan luar negeri termasuk sesuai laporan yang terseleksi, menunjukkan sudah ada keinginan yang kuat untuk membantu pemerintah, baik tingkat daerah maupun nasional. (JEN/SR)






