Indomaret Donasikan Sarpras Air Bersih, MCK dan Balai Sosial di Ropang  

oleh -450 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (27/10/2018)

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah meresmikan Pembangunan Sarana Prasarana Air Bersih, MCK, dan Balai Sosial di Dusun Selage, Desa Lebin, Kecamatan Ropang Kabupaten Sumbawa, Kamis (25/10) kemarin. Semua fasilitas ini merupakan donasi dari pelanggan Indomaret “Peduli Komunitas Adat Terpencil (KAT)”. Hadir dalam kesempatan itu Pimpinan PT. Indomargo Prismatama beserta rombongan, Krisna Mukti selaku Duta KAT, pimpinan OPD, Perwakilan Kadis Sosial Provinsi NTB, Forkopimca, dan perwakilan PT. Amman Mineral.

Wakil Bupati Sumbawa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Kementerian Sosial RI dan PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) yang telah mengarahkan donasi dari para pelanggan Indomaret untuk membangun sarana air bersih, balai sosial, dan MCK melalui program peduli Komunitas Adat Terpencil bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Lebin. Terkait hal tersebut, KAT perlu disiapkan untuk memasuki kehidupan yang layak sebagaimana dinikmati masyarakat lainnya dengan tetap mempertahankan bahkan mengembangkan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat adat. Untuk itu melalui peran serta berbagai pihak, sebagaimana yang dilakukan Indomaret bersinergi dengan Kementerian Sosial RI dalam program peduli KAT ini, dapat menjadi ajang kemitraan yang positif dari berbagai kalangan dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada sebagai upaya pemberdayaan komunitas adat terpencil.

Wabup berharap ke depan program pemberdayaan semacam ini semakin banyak dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa dalam rangka pemerataan pembangunan khususnya bagi KAT, sehingga proses pemberdayaan KAT dapat berjalan secara komprehensif dan multi sektor.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kementerian Sosial Dr. Harapan Lumban Gaol menyatakan Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi dan konstribusi Dunia Usaha dan Masyarakat dalam mendukung percepatan program pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil. Saat ini populasi Komunitas Adat Terpencil di Indonesia berdasarkan database KAT Tahun 2017 berjumlah sekitar 150.000 Kepala Keluarga (KK). Jumlah tersebut mengalami penambahan dibandingkan tahun 2015 yang berjumlah sekitar 128.000 KK. Dari jumlah tersebut sebanyak 6.288 KK (4,2%) telah mendapat program pemberdayaan, 2.099 KK (1,4%) sedang mendapatkan program pemberdayaan, sementara 141.775 KK (94.4%) belum mendapat program pemberdayaan. Tahun 2018 yang sedang diberdayakan berjumlah 2.099 KK sesuai RKP tahun 2018 tersebar di 22 Provinsi, 51 Kabupaten, 65 Kecamatan, 74 Desa dan 92 Lokasi. Disampaikan bahwa pentingnya pertemuan tersebut terkait dengan beberapa hal. Pertama, hak-hak warga negara yang terkandung dalam UUD 1945 pasal 27–34. Kedua, Pemberdayaan KAT sesuai amanat Peraturan Presiden No. 186 Tahun 2014 tentang Pemberdayaan Sosial terhadap KAT. Ketiga, fokus Kementerian Sosial dalam Pemberdayaan KAT adalah aspek keterpencilan yang menyebabkan terbatasnya aksesibilitas pelayanan sosial dasar di lokasi, dengan tetap berpegang pada prinsip utama pemberdayaan yaitu menempatkan warga KAT sebagai subjek pemberdayaan. Keempat, tantangan yang dialami warga KAT. Yang kelima, populasi KAT yang besar dan anggaran yang terbatas memerlukan dukungan dan komitmen yang kuat bukan saja dari pemerintah pusat dan daerah tetapi juga dunia usaha, termasuk lembaga sosial non-profit. Melalui Konvensi ini maka semua komponen diharapkan dapat bersinergi secara bersama-sama untuk melakukan aksi sosial, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, badan dunia, lembaga donor, perguruan tinggi, LKS/ NGO, masyarakat, serta pilar partisipan lainnya. Keenam, menteri mengajak semua pihak khususnya dunia usaha turut mengambil bagian bermitra dengan pemerintah, khususnya Kementerian Sosial untuk bersama-sama memberdayakan KAT. Pemberdayaan KAT dilakukan melalui pelatihan kecakapan hidup, bantuan kesehatan, pendidikan, penghidupan, pariwisata bernuansa kearifan lokal, dan lainnya.

Sebelumnya, Pimpinan PT. Indomaret Prismatama Ana Neni Kristianti melaporkan penyelenggaran PUB Indomaret Peduli Komunitas Adat Terpencil, diselenggarakan oleh Panitia Indomaret Peduli 2017 dengan Nomor Izin Kemensos RI 788/HUK- PS/2017. Penggalangan dana donasi pelanggan Indomaret dilaksanakan di seluruh gerai Indomaret pada masa periode tanggal 1 Agustus–31 Oktober 2017, dengan total perolehan dana sebesar Rp. 2.329.440.750,00. Sesuai PP No. 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan Pasal 6 ayat 1, “Pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak–banyaknya 10 % (sepuluh persen) dari hasil pengumpulan sumbangan yang bersangkutan”. Pihak

panitia/penyelenggara PUB menggunakan dana hasil PUB untuk pembiayaan usaha pengumpulan (promosi donasi) sebesar 170.000.000 (7,3%) sehingga dana hasil PUB yang didistribusi ke lokasi KAT sebesar Rp. 2.159.440.750,00. Dilaporkan bahwa dana dimaksud telah disalurkan melalui yayasan yang ditunjuk

oleh Pemerintah Daerah Kabupaten setempat untuk melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana di tiga lokasi KAT sebagai berikut yaitu Lokasi pertama RT 05 Bolonk, Dusun Belangiran Desa Humpang Tengah, Kecamatan Sebaki, Kabupaten Landak (40) KK. Dilaksanakan oleh Yayan Maniamas Ngabang, sebesar Rp. 836 juta untuk pembangunan sarana air bersih (jarak sumber air bersih 3 km), Balai Sosial dan Drainase. Lokasi kedua di Piloheluma, Desa Padengo, Kec. Dengilo, Kab. Pohuwanto (45 KK) dilaksanakan oleh Yayasan Insan Cita, sebesar Rp. 721,039,350.00 untuk pembangunan Sarana Air Bersih (jarak sumber air bersih 2 km), Balai Sosial, MCK 45 unit dan Drainase. Lokasi ketiga yaitu di Dusun Selage Desa Lebin, Kec. Ropang, Kab. Sumbawa (46 KK) dilaksanakan oleh Yayasan Lembaga Mandiri Rp. 602.401.400 untuk pembangunan Sarana Air Bersih, Balai Sosial dan MCK 46 unit.

Dalam acara tersebut juga diberikan bantuan berupa sembako secara simbolis kepada 10 warga masyarakat oleh Direktur PKAT, dan penyerahan plakat dari Pimpinan Indomaret kepada Wakil Bupati Sumbawa. (JEN/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *