Optimistis Pemulihan di Lombok Lebih Cepat dari Target

oleh -288 Dilihat

MATARAM, SR (03/09/2018)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan, dana bantuan untuk rekonstruksi rumah ini diserahkan kepada korban terdampak dari 4 kabupaten dan 1 kota, yaitu Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kota Mataram. Sedangkan untuk Sumbawa dan Sumbawa Barat, masih dalam proses verifikasi. “Yang menerima bantuan stimulan adalah hasil dari verifikasi tim bahwa rumahnya benar-benar rusak berat dan itu sudah di-SK-kan oleh bupatinya masing-masing. Karena itu, berdasarkan SK itu maka pemerintah menyalurkan bantuan stimulan yang tadi saya katakan untuk rumah rusak berat adalah Rp50 juta,” kata Kepala BNPB.

Willem menargetkan pada akhir September ini pembersihan puing-puing rumah sudah selesai. Meski demikian, ia mengatakan masyarakat sudah mulai membangun kembali rumahnya meski belum menerima dana bantuan dari pemerintah. “Saya lihat di beberapa tempat yang sangat positif adalah masyarakat mulai membangun sendiri rumahnya,” ujarnya.

Meskipun pemerintah sendiri menargetkan sekitar 7-8 bulan dari sekarang, ia optimistis pemulihan bisa lebih cepat selesai. “Contoh seperti di Sumbawa Barat mereka punya Perda gotong royong untuk membangun rumah ini dan mereka yakin dalam tiga bulan mereka akan berhasil membangun semua rumah-rumah yang rusak,” ujar Presiden.

Setelah menyerahkan bantuan, Presiden meninjau rumah anti gempa atau Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). Sebelum tiba di lokasi penyerahan bantuan, Presiden bersama rombongan terlebih dahulu meninjau pembangunan puskesmas darurat yang berada di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Turut mendampingi Presiden dalam penyerahan bantuan ini, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur NTB Zainul Majdi. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *