KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN RSUD ASYSYIFA KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT, SR (27/09/2018)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy Syifa Sumbawa Barat menargetkan awal Tahun 2019 mendatang akan memaksimalkan keberadaan pelayanan Paru dan Bedah Tulang (Ortopedi). Karena itu segala persiapan untuk menunjang keberadaan layanan tersebut terus digiatkan. “Saya dan rekan-rekan managemen RSUD Asy Syifa menargetkan di awal tahun 2019 bisa membuka layanan untuk pasien pengidap penyakit paru. Tak hanya paru, layanan bedah tulang atau ortopedi juga terus didorong agar juga bisa dibuka,” ungkap Direktur RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat, dr. Carlof Sitompul di ruang kerjanya, Rabu (26/9) kemarin.
Ia mengakui, kendala yang ada saat ini adalah tenaga medis dan sarana penunjangnya yang masih terbatas. Namun beberapa fasilitas lainnya masih bisa dikondisikan jika prosesnya terus berlanjut dan mendapatkan titik terangnya. “Kendalanya sama, belum dapat dokternya, ruangannya, fasilitasnya. Tapi minimal ruang polinya bisa disiapkan itu sudah cukup, walaupun ruang rawat inapnya digabung-gabung dengan yang lain. Sementara untuk ruang operasi sudah ada, paling nanti tinggal ditambahkan alat-alatnya saja,” imbuhnya.
Disebutkan dr Carlof, beberapa alat-alat penunjangnya yang akan disiapkan, seperti gergajinya, pen, kawat dan beberapa alat lainnya. Sementara untuk tenaga medisnya sudah ada sinyal kesediaannya menjadi tenaga medis di RSUD Asy Syifa. “Sudah ada dokter spesialisnya yang memberi sinyal untuk datang ke Sumbawa Barat. Kita berharap tahun 2019 bisa kita buka layanannya, sehingga untuk kasus rujukan tinggi yang diakibatkan karena kecelakaan dan patah tulang bisa difasilitasi langsung di RSUD Asy Syifa,” tandasnya. (HEN/SR)






