UTS Siap Kirim 50 Mahasiswa ke Universitas Teknologi Petronas Malaysia

oleh -326 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (14/08/2018)

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menjalin kerjasama dengan Universitas Teknologi Petronas (UTP) Malaysia. Salah satu bentuk kerjasama tersebut adalah pertukaran mahasiswa dan dosen. Hal ini disepakati dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Rektor UTP Prof. Dr. Mohamed Ibrahim bin Abdul Mutalib dan Rektor UTS Dr. Andy Tirta, M.Sc. di Convention Center Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (13/8). Saat itu Dr. Andy didampingi Muhammad Hidayat MT–Dekan Fakultas Teknik UTS.

Rektor UTS, Dr. Andy Tirta via telepon seluler menjelaskan penandatangan MoU yang bersamaan dengan Kongres Internasional sebagai event 2 tahunan UTP itu disaksikan lebih 1000 orang dari 37 negara. Karenanya UTS sangat bangga dapat menjalin kerjasama dengan kampus yang masuk dalam jajaran 500 universitas terbaik di dunia tersebut.

Lanjutnya, salah satu point penting dalam nota kesepahaman tersebut yakni UTP dan UTS sepakat melakukan pertukaran mahasiswa tingkat awal untuk melakukan studi selama satu semester. UTS menargetkan akan mengirim sekitar 50 orang mahasiswa tingkat awal untuk kuliah di UTP. Sedangkan, UTP sendiri akan mengirimkan 20-an mahasiswa untuk melihat aktivitas kemahasiswaan dan perkuliahan di UTS. “Hari ini (14/8/2018) kami akan melakukan kunjungan langsung ke UTP yang belokasi sekitar 3 jam dari Kuala Lumpur bertemu dengan direktur kemahasiswaan membicarakan hal teknis maupun persyaratan-persyaratan pertukaran pelajar dalam waktu dekat-dekat ini,” ujarnya.

Selain pertukaran mahasiswa, sambung Doktor Andy, juga akan ada pengiriman dosen UTP untuk melakukan tridharma perguruan tinggi di UTS. Di sisi lain, Departemen Teknik Kimia juga menyatakan kesiapannya menerima dosen UTS untuk melanjutkan jenjang S2 dan S3 di Prodi terbesar UTP tersebut. Ia berharap melalui kerjasama ini kegiatan riset dan akademik serta kemahasiswaan di UTS akan meningkat kualitas dan kuantitasnya. Hal lain yang diharapkan adalah sistem pembelajaran UTP yang berbasis student active learning dapat diaplikasikan di UTS. “Sekali lagi kami juga berharap keberadaan kerjasama ini bukan hanya di atas kertas tetapi akan dilakukan aktivitas-aktivitas konkrit antara UTS dan UTP dalam berbagai bidang, terutama di bidang penelitian, akademik, dan kemahasiswaan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, WNI yang menjadi dosen dan professor di UTP sangat tertarik dengan UTS dan siap membantu riset dan pendidikan dunia akademik di UTS. UTP sebagai kampus swasta yang disupport langsung oleh Petronas sebagai BUMN terbesar di Malaysia menambah daftar kerjasama UTS dengan kampus top luar negeri. Di antaranya Lund University di Swedia, Tokyo University of Agriculture di Jepang, dan lainnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *