Fahri Hamzah Inspeksi Pelayanan Korban Gempa di Lombok

oleh -301 Dilihat
Relawannya Tembus Tiga Desa Terisolir, Fahri Minta Segerakan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

MATARAM, SR (12/08/2018)

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah tiba di di Lombok untuk ketiga kalinya, Minggu (12/8) dan meninjau beberapa titik terdampak gempa di Mataram. Fahri Hamzah dan rombongan DPR RI mendatangi RSUD Kota Mataram dan RSU Provinsi NTB. Di dua lokasi itu Fahri meminta Direktur Rumah Sakit dan petugas medis menceritakan pelayanan rumah sakit dan penanganan korban gempa. “Sekali lagi saya tekankan penanganan yang lebih komprehensif dan segera, membentuk badan khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Lombok pasca gempa,” kata Fahri–politisi asal Dapil NTB ini.

Fahri Hamzah mengatakan bahwa beberapa tim dalam koordinasinya secara simultan masih bergerak dengan fokus di daerah-daerah terisolir. “Tim relawan pusat maupun lokal dari KAKAMMI, Lentera Anak Desa (LAD), Fahri Voice, Indonesia Relief dan Yayasan Dhiaul Fikri, secara simultan bergerak sejak pertamakali gempa 29 Juli lalu,” terang Fahri.

Relawan-relawan tersebut saat ini terlibat dalam pembagian dan distribusi logistik untuk korban terdampak gempa di pelosok-pelosok desa di Lombok Barat selain Lombok Utara yang terdampak paling parah. “Trauma healing juga (tetap berlangsung). Kemarin (Sabtu, 11/8) relawan kami bisa menembus desa terisolir Kekait, Gunungsari dan Sandiq. Mereka lakukan penyaluran makanan dan non-makanan untuk bayi seperti susu, biskuit, obat dan popok serta terpal,” beber Fahri didampingi Amin Sudarsono selaku Koordinator Gerakan Nasional Koin untuk Lombok.

Proses rehabilitasi gempa Lombok masih akan berlangsung lama. Mengutip BMKG, gempa susulan selama empat minggu ke depan masih mungkin terjadi dalam skala besar maupun kecil tanpa bisa diprediksi. “Pemerintah pusat dan provinsi pikirkan juga disastronomiks, pekerjaan berat dalam situasi gempa dimana roda ekonomi harus terus berjalan. Jika infrastruktur ekonomi tak segera ditangani, ekonomi NTB khususnya Lombok bisa benar-benar lumpuh,” tutup Fahri Hamzah. (SR)

 

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *