SUMBAWA BESAR, SR (24/07/2018)
Melalui Program Desa Berdaya, Rumah Zakat terus berupaya memberikan pendampingan dan penguatan kepada masyarakat yang menjadi Penerima Manfaat (PM) program. Seperti yang dilakukan Selasa (24/7) tadi, Rumah Zakat menggelar kegiatan Edukasi Kewirausahaan Pembuatan Kue Pla di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes yang merupakan lokasi Program Desa Berdaya. Pada kegiatan ini, Ibu Masri (54) langsung menjadi mentor. Ibu Masri sendiri merupakan PM dengan produk unggulan Kue Pla.
Fasilitator Program Desa Berdaya, Repi S menjelaskan, setelah mencermati Program Desa Berdaya yang sudah berjalan selama setahun, pihaknya berkesimpulan bahwa program tersebut layak dilanjutkan karena memberi dampak sangat positif bagi masyarakat. “Karena itu dalam rangka memperkuat pengembangan usaha, maka hari ini diadakan Edukasi Kewirausahaan Pembuatan Kue Pla. Ini kue khas Sumbawa yang diminati oleh masyarakat,” katanya.
Repi akrab pria ramah ini disapa menyebutkan, ada 5 orang yang mengikuti kegiatan ini. Semuanya ibu rumah tangga. Dari kegiatan ini ia berharap akan terbentuk satu kelompok usaha bersama dengan produk unggulannya adalah Kue Pla. Setelah kelompok usaha bersama ini terbentuk, maka akan lahir wirausaha baru di desa tersebut sehingga ibu-ibu yang menjadi anggota kelompok memiliki penghasilan tambahan dari usaha ini. Dengan demikian, gerakan pemberdayaan yang menjadi tujuan dari program Desa Berdaya dapat terwujud.
Ibu Masri kepada wartawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Rumah Zakat atas kegiatan-kegiatan yang digulirkan di desanya. “Sebagai salah satu penerima manfaat, saya berterima kasih kepada Rumah Zakat. Karena sejak hadirnya Rumah Zakat, pelan namun pasti, usaha Kue Pla saya dapat berkembang. Ini karena adanya pendampingan yang intens dari fasilitator. Termasuk support berupa modal dan sarana usaha,” pungkasnya. (SR)






