Pasca Erupsi Gunung Agung, Bukit Surga “Nampo” Mulai Bangkit

oleh -318 Dilihat

AMLAPURA, SR (01/06/2018)

Obyek Wisata Bukit Surga, Nampo, Dusun Nampo, Jungutan, Bebendem awalnya dua tahun lalu cukup ramai. Bahkan kunjungan wisatawan asing dan lokal langsung membludak. Beberapa di antara pengunjung bahkan ada yang melakukan kemah sehari sampai dua hari di lokasi tersebut. Namun saat Gunung Agung mengalami kenaikan aktifitas dan erupsi, obyek ini sempat mati suri. Hal ini diakui pengelola sekaligus penggagas obyek wisata ini Nengah Latra (40 tahun). Maklum kawasan ini memang masuk radius bahaya. Bahkan jarak dengan kawah Gunung Agung sekitar 5 kilometer. Warga sekitar Dusun Nampo sendiri juga banyak yang pergi meninggalkan kampungnya untuk mengungsi begitu juga dengan warga Nampo. Praktis saat musim ngungsi ini obyek wisata yang mengandalkan panorama alam pegunungan tersebut sepi. Belakangan ini sejak status Gunung Agung turun menjadi level III pengunjung pun mulai berdatangan namun tidak terlalu banyak. Namun saat Manis Galungan lalu benar benar membludak. Satu hari itu kunjungan ke Bukit Surga mencapai 1200 orang. “Ya puncaknya saat Manis Galungan kemarin,” ujarnya. Sementara kemarin masih banyak warga yang juga berkunjung ke obyek wisata yang juga menampilkan wisata agro Salak tersebut. Hanya saat Manis Galungan lalu belum ada wisatawan yang berkemah. Padahal kawasan ini kerap menjadi lokasi berkemah para pengunjung terutama yang datang dari Denpasar, Tabanan dan Buleleng.

Sementara Jumat kemarin kunjungan juga masih lumayan ramai sekalipun tidak seramai saat Manis Galungan. Para pengunjung selain kalangan muda dan pasangannya juga banyak keluarga yang mengajak anak anaknya untuk berlibur.

Wayan Bayu 25 asal Selat mengaku sudah beberapa kali datang ke obyek ini. “Ya lokasinya bagus, terutama pemandangan alamnya,” ujarnya. Dirinya mengaku senang datang ke lokasi ini sambil jalan jalan. Dia mengaku mengetahui awalnya lokasi ini dari teman-temannya dan juga melihat foto foto di media sosial. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *