KARANGASEM, SR (17/06/2018)
Ni Komang Pira Cahyani Dewi, bocah 11 tahun yang sebelumnya tercatat sebagai murid SD 4 Duda Utara, kini tidak sekolah lagi. Dia berhenti di kelas 4 akibat sakit Lupus–penyakit baru dengan tanda-tanda, bintik bintik merah di tubuh. Kondisi ini dialaminya sejak November 2017 lalu. Penyakit ini muncul bermula dari suhu badannya panas lalu diajak ke dokter puskesmas. Dari puskesmas di rujuk Rumah Sakit Karangasem dan kembali dirujuk Ke Rumah Sakit Sanglah. Sampai sekarang putri pasangan Ni Kadek Pica Arini dan I Ketut Rambit (almarhum) asal Desa Geriana Kauh, masih menjalani perawatan dan control secara kontinyu. Sejak setahun lalu bocah yang menjadi juara kelassejak kelas 1 SD ini sudah tidak bisa melihat lagi. Matanya terganggu sebagai penyebab munculnya penyakit aneh tersebut.
Sebenarnya Pira—sapaannya masih ingin sekolah. Dia kerap dicari ibu gurunya yang menginginkannya masuk sekolah. Sayangnya Pira sulit belajar karena sudah tidak bisa melihat. Saat dikunjungi Bupati Karangasem, badan Pira terlihat normal dan masih bisa beraktivitas. “Harapan kami dia bisa sembuh dan sekolah lagi. Kadang dia masih sering menangis di rumah karena ingin sekolah,” ujar Pica Arini—ibu kandung Pira yang ditinggal mati suaminya sejak setahun lalu sejak Pira jatuh sakit.
Untuk memenuhi kehidupannya, Pica Arini mengaku hanya mengandalkan kiriman putra sulungnya yang bekerja di Denpasar, di samping ia berjualan kerupuk untuk menambah penghasilan kesehariannya dan memenuhi sedikit kebutuhan Pira. (SR)






