Tirta Sudamala Sidayu Nyuhaya Diyakini Sembuhkan Berbagai Penyakit

oleh -438 Dilihat

BALI, SR (26/05/2018)

Tirta Sudamala yang berlokasi di Desa Pekraman Sidayu Nyuhaya, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung ini, dari hari ke hari semakin ramai dikunjungi masyarakat. Mereka yang datang pun dengan berbagai tujuan, mulai dari sekedar mandi, mencari air minum melukat, sampai  berendam untuk kesembuhan penyakit. Masyarakat yang datang ke lokasi Tirta Sudamala ini sudah banyak yang merasakan khasiatnya. Informasi tentang manfaat dari Tirta Sudamala pun terus berkembang tidak hanya seputar masyarakat Klungkung, namun telah menyebar ke daerah lain seperti Bangli, Gianyar bahkan hingga ke Buleleng.

Dari penuturan Pemedek, mereka telah terbukti ada yang sembuh dari berbagai penyakit. “Sebelum berendam saya menderita sakit di kaki. Semenjak sering mandi dan melukat, perlahan-lahan sakit di kaki berangsur-angsur sembuh,” kata Ketut Mas Agung Pemedek asal Bangli.

Selain itu lanjut Ketut Mas Agung, dirinya selalu merasa segar bugar setiap habis melukat di Tirta Sudamala ini. Karena itu dia selalu menyempatkan diri setiap Rahina Kajeng Kliwon untuk melukat. Penuturan ini dikuatkan oleh Jro Manik asal Sidayu Nyuhaya. Menurut masyarakat setempat, Tirta Sudamala ini sesungguhnya ada sejak jaman dahulu. Tirta tersebut sering dipergunakan saat ada upacara baik Upacara Dewa Yadnya maupun Pitra Yadnya. Selain itu masyarakat sekitar sering memanfaatkan untuk air minum dan mandi. Namun seiring pejalanan waktu, masyarakat telah banyak memiliki sumur di rumah masing-masing, sehingga enggan lagi memanfaatkannya. Masyarakat hanya “Nunas” Tirta Sudamala ini, ketika ada upacara, praktis sempat tak terurus.

Atas inisiatif masyarakat yang menyebut dirinya “Relawan Macan Selem” lokasi dimana terdapat mata air “Kelebutan” Tirta Sudamala ini, kembali dibersihkan, dan dibangun juga sebuah pelinggih, guna memberikan rasa nyaman bagi pemedek dan pengunjung. “Inisiatif pembersihan lokasi ini lahir mengingat semakin ramainya kunjungan pemedek yang melukat. Ini tampak setiap hari,” kata Made Puspa salah satu koordinator Relawan Macan Selem. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *