Kekurangan Air Bersih di KSB Teratasi Tahun ini

oleh -491 Dilihat
ilustrasi

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR SUMBAWA BARAT MELALUI BIDANG CIPTA KARYA

SUMBAWA BARAT, SR (08/05/2018)

Kabupaten Sumbawa Barat mengalami kekurangan air bersih. Namun dinas terkait memastikan masalah itu akan dituntaskan pada tahun ini. Hal tersebut diperkuat dengan kehadiran Pamsimas III dengan sumber anggaran APBN, APBD, APBDes serta kontribusi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Pemukiman (PUPRPP), Amar Nurmansyah ST melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Abdul Aziz ST.,M.Eng yang ditemui usai penyerahan Pamsimas di Desa Tua Nanga, belum lama ini, mengatakan desa yang sudah memiliki Pamsimas rata-rata desa yang rawan kekeringan air bersih di kala musim kemarau tiba. Tahun 2017 lalu, terdapat 14 desa yang sudah terbangun Pamsimasnya. Di antaranya Desa Mura, Lampok, Mataiyang, Seloto, Banjar, Batu Putih, Labuan Lalar, Meraran, Kelanir, Lamusung, Senayan, Tua Nanga, Moteng dan Desa Lamuntet.

Lanjut Aziz, semua sarana pendukung seperti jaringan pipa distribusi hingga sambungan rumah, sudah rampung. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemanfataan oleh masyarakat setempat. “Persoalan kekurangan air bersih, tahun ini kita niatkan diamputasi,” ujarnya.

Aziz mengatakan, sebanyak 3,740 KK dan rincinya 13,651 jiwa sudah menikmati keberadaan dari 14 titik Pamsimas itu. Ia berharap pemerintah desa terutama Badan Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS) bersama masyarakat dapat menjaga dan merawatnya. Sebab merupakan kebutuhan dan kepentingan bersama. Untuk memutuskan polemik air bersih tersebut, sambung Azis, pada tahun 2018 ini pemerintah akan kembali membangun 15 titik Pamsimas. Yaitu di Desa Sermong, Kiantar, Seminar Salit, Rarak Rongis, Benete, Pasir Putih, Maluk, Bukit Damai, Goa, Beru, Belo, Ai Kangkung, Tatar, Talonang Baru dan Sekongkang Bawah dengan sasaran 11,639 jiwa dan 3.002 KK. “Sumber dananya APBN sebanyak Rp 245 juta per lokasi, APBD Rp 275 juta per lokasi, ada juga APBDes dan juga swadaya masyarakat,” pungkasnya. (HEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *