Juara II Lomba KB Provinsi, RSUD Asy-Syifa Melenggang ke Nasional

oleh -531 Dilihat
dr. Carlof Sitompul, Direktur RSUD Assyifa KSB

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN RSUD ASY-SYIFA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (06/05/2018)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-syifa Kabupaten Sumbawa Barat membuktikan keseriusannya dalam hal pelayanan di bidang KB. Ini dibuktikan dengan keberhasilannya meraih juara II dalam Lomba KB di Provinsi. Prestasi ini menghantarkan RSUD kebanggaan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melenggang ke tingkat nasional mewakili NTB.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Direktur RSUD Asy-Syfia Dr. Carlof Sitompul mengucapkan syukur atas keberhasilan rumah sakit yang dipimpinnya meraih juara II tingkat Provinsi dalam Lomba KB dan dipercayakan kembali mewakili Provinsi untuk lomba yang sama tingkat nasional. “Ini bukti jajaran kami telah serius dan menjiwai pekerjaannya dalam melayani masyarakat. Bukan tujuan kami memenangkan lomba tapi tujuan yang sesungguhnya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan segenap kemampuan kami. Kalau masalah mendapatkan juara ini bonus bagi kami, kepuasan masyarakat dalam pelayanan yang paling utamakan,” ujarnya.

Dijelaskan dr. Carlof, dalam ajang tersebut yang diperlombakan adalah inovasi terkait pelayanan KB serta sejauhmana keberhasilan inovasi dalam mempengaruhi tingkat minat masyarakat untuk melakukan KB terutama kepada ibu yang baru melahirkan dan pasca keguguran. Di RSUD Asy-Syifa mempunyai inovasi KB dengan melibatkan keluarga yang paling dekat dengan pasien seperti suami, ibu dan ayah. “Petugas kami akan menerangkan secara jelas manfaat dan mudaratnya kalau melakukan KB, baru kita menawarkan kepada pasien dan keluarga pasien untuk melakukan KB. Jika sudah menjadi peserta KB petugas kami akan terus memantau perkembangannya. Pendekatan ini yang memungkinkan penjelasan dan penerapan standar pelayanan KB benar benar menjadi sangat efektif. Sehingga baik target dan manfaatnya mudah tercapai, terlihat dari tren peserta KB setiap tahunnya semakin meningkat, ini menandakan inovasi yang kami terapkan dalam pelayanan KB berhasil karena grafiknya terus meningkat. Inilah yang dinilai tim provinsi dan menempatkan RSUD Asy-Syifa menjadi juara dua setelah Lombok Tengah dan kita dipercayakan kembali untuk mengikuti perlombaan tingkat Nasional,” paparnya.

Untuk diketahui pentingnya menggunakan KB setelah melahirkan. Tubuh ibu tidak akan langsung melepaskan sel telur kembali sehingga kesuburan pun tidak langsung kembali setelah melahirkan. Tubuh memerlukan beberapa waktu untuk pulih kembali seperti sebelum hamil. Tida diketahui secara pasti kapan tubuh akan melepaskan sel telur. Namun periode menstruasi biasanya akan kembali sekitar enam minggu hingga tiga bulan setelah melahirkan bayi. Tapi, tiap ibu akan berbeda dalam mendapatkan menstruasi. Bahkan, kesuburan mungkin telah kembali sebelum disadari. Biasanya kesuburan akan kembali dua minggu sebelum menstruasi.

Ketika tidak ingin hamil lagi setelah melahirkan, dr. Carlof menyarankan untuk mempertimbangkan metode KB yang ingin digunakan nanti. Saat mulai memakai alat KB setelah melahirkan mungkin akan berbeda bagi setiap ibu, tergantung dari kesiapannya dan juga bagaimana menyusui bayinya.

Biasanya ibu yang menyusui bayinya secara eksklusif dapat menunda periode menstruasinya kembali lebih lama. Namun, sebaiknya sudah mulai menggunakan alat KB dari tiga minggu atau empat minggu setelah melahirkan. Ini dapat membuat lebih tenang saat melakukan hubungan seksual dengan suami pasca melahirkan. (HEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *