SUMBAWA BESAR, SR (18/04/2018)
Kepala SMPN 2 Plampang, HM Amin S.Pd menyatakan bahwa sekolahnya belum mampu melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Karena itu pihaknya masih menggunakan cara lama atau konvensional yaitu Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Haji Amin mengakui belum mampunya menggelar UNBK karena sekolahnya serba kekurangan mulai dari laboratorium computer maupun fasilitas lainnya seperti computer dan server. “Jangankan Lab Computer, Lab IPA saja baru gedungnya belum ada meubleur,” akunya, seraya berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa untuk menindaklanjuti dan mengatasi kekurangan ini ke Dikbud Propinsi.
Kepala Desa Sepayung, Sahabuddin Kepada SAMAWAREA, Rabu (18/4) mengaku prihatin terhadap kondisi SMP satu-satunya di desanya. “Saya berharap wakil rakyat dan dinas terkait turun melihat langsung kondisi SMPN 2 Plampang. Tolong ini dibantu, agar anak-anak kami tidak ketinggalan dengan temannya di SMP lain,” pintanya. (BUR/SR)






