SUMBAWA BESAR, SR (08/01/2018)
Muhammad Sukri harus gigit jari. Tukang ojek asal Kecamatan Lopok ini terpaksa pulang tanpa sepeda motornya. Pasalnya, Honda Supra 125 bernopol DK 5631 LL miliknya dibawa kabur penumpangnya, Senin (8/1).
Diceritakan Sukri—sapaan korban, sebelumnya dia mengantar penumpang dari Lopok ke Sumbawa. Ketika kembali ke Lopok, di tengah jalan korban dihentikan seorang pria tak dikenal. Penumpang ini minta diantar ke Kecamatan Plampang dengan ongkos Rp 75 ribu. Korban pun sepakat. Dalam perjalanan, pelaku ini mengaku sebagai pengusaha jual beli bawang hendak ke Desa Selante Kecamatan Plampang untuk menjemput tiga orang anaknya. Saat tiba di Lapangan Selante, pelaku menunjuk sebuah rumah kosong yang diakuinya adalah rumah mertuanya. Pelaku pun meminjam sepeda motor korban karena hendak mengambil kunci rumah tersebut yang dibawa anaknya ke sekolah. Agar korban tidak curiga, pelaku menitipkan tasnya kepada korban. Tanpa curiga korban memberikannya. Sepeninggal pelaku, korban baru sadar tentang kecerobohannya memberikan kunci kontak dan sepeda motor kepada orang yang tidak dikenalnya. Korban yang mulai cemas menumpang ojek menyusul pelaku. Saat di pangkalan ojek, korban penasaran dengan isi tas pelaku sehingga dicek. Ternyata berisi handuk dan sepotong celana pendek levis. Merasa telah tertipu, korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Plampang.
Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan yang dikonfirmasi SAMAWAREA mengakui adanya laporan penggelapan sepeda motor dengan berpura-pura sebagai penumpang. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Empang dan petugas Portal berharap pelaku bisa tertangkap. (BUR/SR)






