Mobil Ambulance Puskesmas Maronge Tidak Layak

oleh -538 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (07/01/2017)

Si jago mogok, mungkin itu sebutan untuk mobil ambulance milik Puskesmas Maronge. Selain kondisinya yang sudah tua dan bocor, mobil pelayanan kesehatan yang berumur ‘udzur’ dinilai sudah tidak layak pakai. Apalagi untuk menangani hal-hal yang bersifat emergency.

Kondisi inilah yang dikeluhkan masyarakat di Kecamatan Maronge. Menurut warga, mobil itu sudah tidak bisa dioperasikan untuk membantu atau merujuk pasien ke Sumbawa. Mobil itu kerapkali macet dan menghambat perjalanan. Tak hanya itu fisik mobil dalam keadaan bocor, sehingga setiap musim hujan pasien dan keluarganya basah. Dengan kondisi tersebut cukup menguras uang daerah karena anggaran pemeliharaannya terbilang besar, akibat seringnya masuk bengkel. “Kami harap dinas terkait segera mengganti mobil Puskel itu dengan yang baru sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat lebih optimal,” pinta sejumlah warga.

Sementata Kepala Puskesmas Maronge, Srikuamini, A.Md., Keb, mengakui kondisi mobil puskesmas yang dikeluhkan masyarakat ini. Meski baru dipromosi menjabat kepala UPT setempat, Ia menilai mobil itu sudah tidak layak untuk melayani pasien. “Umurnya sudah puluhan tahun seumur dengan dibangunnya Puskesmas dan sudah 7 kepala puskesmas tapi mobil itu belum diganti. Kalau jalan sering macet, dan musim hujan bocor membahasi pasien. Ini sungguh memprihatinkan,” ujarnya, seraya berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat memberikan perhatiannya dengan menganggarkan pengadaan mobil ambulance pada tahun ini. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *