Tolak Ajakan Berkelahi, Seorang Remaja Dikeroyok

oleh -365 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (15/12/2016)

Sial menimpa Agus Mardianto (14). Karena menolak ajakan berkelahi, remaja yang tinggal di Kelurahan Lempeh, Kecamatan Sumbawa ini babak belur dikeroyok sekelompok orang, Rabu (14/12) kemarin sekitar pukul 16.30 Wita.

Kasus itu terjadi di Jembatan Samota, Kelurahan Lempeh. Sebelumnya korban bersama rekannya, Subhan (14) duduk-duduk di Jembatan Samota—lokasi yang kini dijadikan tempat tongkrongan anak muda. Tak berselang lama muncul sekelompok orang dengan sikap yang tidak bersahabat. Tanpa ada sebab, para pelaku ini mengajak korban berkelahi. Tentu saja ajakan tak terpuji itu ditolak korban. Terlebih lagi jumlah pelaku jauh lebih banyak. Rupanya penolakan korban membuat para pelaku keberatan. Seperti dikomando, pelaku menyerang korban. Karena tidak ada perlawanan, korban menjadi bulan-bulanan. Akibatnya korban menderita luka memar dari ujung kaki sampai kepala. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Hasil pemeriksaan medis dalam bentuk visum ini akan dijadikan polisi sebagai salah satu alat bukti guna menindaklanjuti kasus tersebut.

Kapolres Sumbawa melalui Kasubag Humas, AKP Waluyo, Kamis (15/12) membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan itu dan tercatat dengan nomor LP/831/XII/2016/SPKT. Dalam pemeriksaan sejumlah saksi, tidak ada yang mengenali identitas para pelaku, kendati mengingat wajahnya. “Penyelidikan masih dilakukan, dan berharap pelakunya segera terungkap,” tandasnya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *