SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (16 Oktober 2026) – Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban tenggelam dari rombongan santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro di Pantai Petani, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/10/2026) sore sekitar pukul 17.00 Wita di lokasi berbeda.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia yang telah ditemukan bertambah menjadi tiga orang dari total empat santri yang terseret arus pada Rabu (14/10/2026). Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam pencarian.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lunyuk IPTU Lalu Eka Prahardian, S.AP., M.M.Inov., menyampaikan bahwa dua korban yang ditemukan masing-masing berinisial MZ (17), asal Kota Palembang, Sumatera Selatan, dan MYA (20), asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Korban MZ ditemukan terombang-ambing di kawasan Muara Sungai Brang Beh, Dusun Sumber Sari, Desa Perung. Sedangkan korban MYA ditemukan di kawasan Pantai Kuang Dingin, yang juga berada di Dusun Sumber Sari, Desa Perung, Kecamatan Lunyuk.
Setelah ditemukan, petugas gabungan segera melakukan evakuasi terhadap kedua jenazah untuk dibawa ke Puskesmas Lunyuk guna penanganan lebih lanjut.
“Petugas gabungan langsung sigap bergerak untuk melakukan evakuasi darurat terhadap kedua jenazah dan membawanya ke Puskesmas Lunyuk untuk penanganan medis serta pemulasaraan lebih lanjut,” ujar IPTU Lalu Eka Prahardian.
Sebelumnya, pada hari pertama kejadian, tim SAR Gabungan telah menemukan korban berinisial AS (21), asal Kota Makassar. Dengan demikian, tiga dari empat santri yang dilaporkan tenggelam telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga Kamis sore, tim gabungan masih memusatkan pencarian terhadap korban terakhir berinisial MK (19), asal Kota Tangerang, Banten. Penyisiran dilakukan di sejumlah kawasan perairan yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
Kapolsek Lunyuk menegaskan bahwa seluruh personel gabungan tetap bersiaga dan mengoptimalkan upaya pencarian hingga korban terakhir ditemukan.
“Kami mengonfirmasi bahwa pada Kamis sore Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua korban hilang di dua titik berbeda dalam keadaan meninggal dunia. Kedua jenazah sudah dievakuasi ke Puskesmas Lunyuk. Saat ini seluruh personel gabungan tetap bersiaga dan mengoptimalkan pencarian terhadap satu korban lagi yang belum ditemukan,” pungkasnya.
Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan personel Polsek Lunyuk, Satpolairud Polres Sumbawa, Tim Basarnas Sumbawa, Koramil 1607-07 Lunyuk, Tim SAR TNI AL, Tim Rescue PT AMNT, serta masyarakat pesisir setempat.
Tim SAR Gabungan terus berupaya menemukan satu korban yang masih hilang dalam musibah tersebut. (SR)






