‎Peruak Brang Treng Tak Lagi Seseram Dulu, Sutarjon: Pemerintah Telah Membuat Sejarah

oleh -191 Dilihat

SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (14 Oktober 2026) – Pengerjaan ruas jalan Batu Dulang–Tepal membawa kebahagiaan bagi masyarakat Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa, terutama warga Desa Tepal, Desa Bao Desa, Desa Batu Rotok, dan Desa Tangkam Pulit. Perubahan kondisi jalan, khususnya di Peruak Brang Treng yang selama ini dikenal curam, terjal, dan ekstrem, menjadi harapan baru bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut.
‎
‎Peruak Brang Treng yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik rawan dan memicu kecelakaan, kini mulai terlihat lebih landai setelah dilakukan perbaikan. Kondisi ini membuat jalur yang sebelumnya menakutkan bagi pengendara tersebut tidak lagi seseram dahulu.
‎
‎Bagi masyarakat Batu Lanteh, perubahan ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur. Lebih dari itu, pengerjaan jalan tersebut menjadi jawaban atas kesulitan yang telah dirasakan masyarakat selama puluhan tahun, bahkan menurut warga, sejak beberapa generasi sebelumnya.
‎
‎Tokoh pemuda Tepal, Sutarjon, mengaku sangat bahagia melihat pengerjaan ruas jalan Batu Dulang–Tepal, khususnya pada bagian Peruak Brang Treng.
‎
‎Ia menilai, langkah pemerintah memperbaiki jalur tersebut telah mencatatkan sejarah bagi masyarakat setempat. Sebab, medan jalan yang selama ini dianggap sebagai beban berat, bahkan diibaratkan sebagai kutukan bagi warga yang melintasinya, kini mulai teratasi.
‎
‎“Pemerintah telah membuat sejarah bagi masyarakat kami. Jalan dan peruak yang selama ini dianggap seperti kutukan, akhirnya mulai teratasi,” ungkapnya.
‎
‎Menurut Sutarjon, selama puluhan tahun masyarakat harus menghadapi medan jalan yang sulit dan penuh risiko ketika bepergian dari maupun menuju desa mereka. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi warga yang harus mengakses pusat pelayanan, mengangkut hasil pertanian, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
‎
‎Karena itu, perbaikan Peruak Brang Treng menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat. Jalan yang lebih landai diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan sekaligus memperlancar mobilitas warga.
‎
‎Masyarakat Batu Lanteh pun menaruh harapan besar agar pengerjaan ruas jalan Batu Dulang–Tepal dapat berjalan dengan baik hingga tuntas. Dengan akses yang semakin memadai, warga desa terpencil berharap keterisolasian wilayah berangsur terurai dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang.
‎
‎Bagi warga Tepal dan desa-desa sekitarnya, jalan tersebut bukan sekadar penghubung antardesa. Jalan itu merupakan urat nadi kehidupan yang menentukan kelancaran mobilitas, pelayanan dasar, dan masa depan masyarakat di kawasan pegunungan Batu Lanteh. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *