Fakultas Kesehatan UNSA Dorong AI Jadi Partner dalam Pengembangan Riset Kesehatan

oleh -59 Dilihat

SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (3 Oktober 2026) — Fakultas Kesehatan Universitas Samawa (UNSA) terus mendorong civitas akademika beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satunya melalui kegiatan AI FOR SMART HEALTH RESEARCH yang digelar pada Jumat, 3 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus diskusi untuk meningkatkan kapasitas dosen dan civitas akademika dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) guna mendukung penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kesehatan UNSA, Dr. Ieke Wulan Ayu, STP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya civitas akademika mengikuti perkembangan teknologi, termasuk AI, sebagai bagian dari upaya memperkuat proses pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan.

Menurutnya, perkembangan AI menghadirkan peluang baru bagi dunia akademik. Namun, pemanfaatannya tetap membutuhkan kemampuan kritis dan tanggung jawab akademik dari penggunanya.

Kegiatan tersebut dikoordinir oleh Ns. Laily Widya Astuti, S.Kep., M.Kep. selaku Ketua Panitia. Disebutkannya, bahwa forum tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara tepat, kritis, dan bertanggung jawab dalam kegiatan riset kesehatan.

Hadir sebagai pemateri, Romi Aprianto, M.Sc. Ia memaparkan berbagai bentuk pemanfaatan AI dalam tahapan penelitian, mulai dari membantu mengembangkan ide penelitian, menelusuri informasi ilmiah, mendukung pengolahan dan analisis data, hingga membantu proses penyusunan karya ilmiah.

Ia menekankan AI sebagai partner dalam penelitian, bukan pengganti peneliti. Karena itu, setiap informasi yang dihasilkan melalui AI tetap perlu diverifikasi dengan sumber ilmiah yang kredibel.

Selain aspek teknis, peserta juga diajak memahami pentingnya berpikir kritis, etika penggunaan teknologi, serta menjaga integritas akademik dalam pemanfaatan AI.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Diskusi dan sesi tanya jawab berjalan interaktif, dengan peserta membahas peluang sekaligus tantangan penggunaan AI dalam penelitian kesehatan.

Melalui kegiatan AI FOR SMART HEALTH RESEARCH, Fakultas Kesehatan UNSA menunjukkan komitmennya membangun kapasitas sivitas akademika agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus mendorong lahirnya budaya riset yang lebih inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *