SEMBALUN, samawarea.com (9 Oktober 2026) – Media online SAMAWAREA.COM kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Karya Jurnalistik Cerita Sasambo 2026 yang diselenggarakan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, media dengan slogan “Lokal yang Mengglobal” ini berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.
Pada ajang tahun 2025 lalu, SAMAWAREA.COM juga sukses meraih tiga penghargaan. Prestasi serupa kembali ditorehkan tahun ini melalui dua jurnalis andalannya, Zainuddin Jen dan Hendra Ardiansyah, dalam kompetisi yang diikuti seratusan jurnalis dari berbagai media lokal, regional, dan nasional.
Malam Penganugerahan Cerita Sasambo 2026 berlangsung di Edelweis Sembalun Village, Lombok Timur, Kamis (8/10/2026). Sebanyak 227 karya jurnalistik dinilai oleh dewan juri dalam kompetisi yang mengangkat tema inovasi, teknologi, keberlanjutan, dan dampak sosial bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).
Zainuddin Jen berhasil memborong dua penghargaan. Ia meraih Juara I Tema Keberlanjutan dan Dampak Sosial melalui karya berjudul “AMMAN dan Kre Alang, Menjaga Benang Leluhur, Menenun Masa Depan Sumbawa”.
Jen juga meraih Juara II Tema Inovasi dan Teknologi lewat tulisan berjudul “Menjaga Air Tanah Dimulai dari Laut, Cara AMMAN Merawat Masa Depan dari Teluk Benete”.
Sementara itu, Hendra Ardiansyah, Kepala Biro SAMAWAREA.COM Kabupaten Sumbawa Barat, meraih Juara II Tema Inovasi dan Teknologi melalui karya berjudul “Smelter AMMAN Rampung 100 Persen, KSB Bersiap Masuki Era Industri”.
Ketiga penghargaan tersebut diserahkan oleh Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, bersama Senior Manager of Corporate Communications AMMAN, Dinar Puja Ginanjar, dan Senior Manager Social Impact AMMAN, Aji Suryanto.
Zainuddin Jen, yang juga CEO SAMAWAREA.COM, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan prestasi dengan meraih tiga penghargaan selama dua tahun berturut-turut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik.
Ia menilai penghargaan ini menjadi bukti bahwa karya yang dihasilkan SAMAWAREA.COM memiliki kualitas, integritas, serta daya saing di tengah perkembangan industri media.
Jen juga mengapresiasi PT Amman Mineral yang telah membuka ruang bagi insan pers, khususnya di NTB, untuk berekspresi, tumbuh, dan berkembang melalui karya jurnalistik yang edukatif serta bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, ajang seperti Cerita Sasambo tidak sekadar menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah bagi jurnalis untuk memperluas jaringan, bertukar informasi, serta mengenal rekan-rekan pers dari berbagai wilayah di NTB bahkan Jakarta.
“Ajang seperti ini sangat positif dan perlu terus berlanjut, agar jurnalis dapat mengasah kemampuan menulis sekaligus menjadi jembatan informasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kompetisi tersebut terus memberikan dorongan kepada jurnalis untuk menghasilkan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu mengangkat potensi daerah, mengedukasi publik, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Hal senada disampaikan Hendra Ardiansyah. Ia mengaku bahagia dapat kembali memperoleh apresiasi dalam ajang jurnalistik tersebut.
“Ini prestasi kedua kalinya di ajang Sasambo. Semoga menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berkarya,” tuturnya.
Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa Cerita Sasambo merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para jurnalis yang selama ini menjadi penghubung antara pembaca dan berbagai cerita mengenai perkembangan Nusa Tenggara Barat.
Menurutnya, kompetisi ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi insan pers untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem pers di daerah.
“Kami menyelenggarakan Cerita Sasambo setiap tahunnya sebagai bentuk apresiasi tertinggi kami untuk rekan-rekan jurnalis yang telah menjadi jembatan yang menghubungkan pembaca dengan kisah-kisah kemajuan NTB yang patut dibanggakan,” ujar Kartika.
Ia juga menyoroti kualitas karya yang masuk dalam kompetisi tahun ini, termasuk kedalaman riset yang dilakukan para jurnalis dalam menyusun laporan.
Kartika menyebutkan bahwa jumlah artikel yang dihasilkan jurnalis di wilayah NTB meningkat secara signifikan. Menurutnya, kualitas tulisan dan kedalaman riset menjadi salah satu aspek penting dalam proses penilaian oleh dewan juri.
“Karya-karya ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara dunia jurnalistik yang independen dan industri dapat melahirkan narasi positif, memperkuat ekosistem pers NTB yang berkualitas, dan tentunya membuat masyarakat setempat bangga akan daerahnya,” tambahnya.
Kompetisi Cerita Sasambo 2026 mencakup wilayah Lombok, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Dompu. Tahun ini, jangkauan peserta juga diperluas dengan melibatkan jurnalis dari wilayah ibu kota Jakarta.
Para peserta berkompetisi dalam dua tema utama, yakni Inovasi dan Teknologi serta Keberlanjutan dan Dampak Sosial. Karya yang dilombakan terbagi dalam kategori media online dan cetak, serta media sosial yang meliputi konten foto, video, dan infografis.
Kartika menyampaikan selamat kepada seluruh jurnalis yang berhasil memperoleh penghargaan maupun yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Ia berharap Cerita Sasambo terus menjadi ruang yang mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas, memperkuat hubungan antarsesama jurnalis, serta menghadirkan cerita-cerita inspiratif yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(SR)






