Dosen FEB UTS Ikuti ToT REAL NTB, Perkuat Pengelolaan Energi Terbarukan Berbasis Komunitas

oleh -151 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (10 Oktober 2026) — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) dalam program Renewable Energy Access for the Last Mile (REAL) NTB yang diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia, di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 5–8 Oktober 2026.

Kegiatan selama empat hari ini berfokus pada penguatan kapasitas peserta dalam pengelolaan organisasi dan manajemen komunitas, khususnya untuk mendukung keberlanjutan layanan energi terbarukan berbasis masyarakat. Pelatihan menggabungkan penyampaian materi, diskusi, pemecahan studi kasus, simulasi peran (role play), praktik fasilitasi, serta asesmen kelayakan peserta.

Empat dosen FEB UTS yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Agus Santoso, M.M.Inov., Nurasia, M.Sc., Nova Adhitya Ananda, M.M., dan Nurida Fitriani, M.Tv. Keikutsertaan para dosen ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi akademisi dalam bidang pengelolaan komunitas serta pengembangan program energi terbarukan yang melibatkan masyarakat.

Materi pelatihan mencakup empat domain utama, yaitu keuangan dan administrasi dasar, hubungan pemangku kepentingan dan pengadaan, tata kelola komunitas dan koordinasi, serta layanan dan keterlibatan pelanggan. Materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai aspek manajerial dan kelembagaan yang diperlukan agar pengelolaan pembangkit energi terbarukan berbasis komunitas dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Tidak hanya menerima materi secara teoritis, peserta juga terlibat dalam berbagai latihan berbasis kasus. Pada sesi keuangan dan administrasi, misalnya, peserta mempelajari pencatatan keuangan, penetapan biaya, pengelolaan pendapatan, dan penyusunan laporan. Sementara itu, studi kasus pada domain hubungan pemangku kepentingan dan tata kelola komunitas mengajak peserta menganalisis persoalan koordinasi, komunikasi, serta penanganan kendala dalam penyelenggaraan layanan energi.

Pelatihan juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan mengajar dan memfasilitasi melalui sesi micro-teaching dan praktik fasilitasi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta untuk menyampaikan materi dan mendampingi komunitas secara terstruktur.

Pada hari terakhir, peserta mengikuti asesmen kelayakan sebagai pendamping operator lokal. Tahapan ini menjadi bagian dari proses evaluasi kompetensi peserta setelah mengikuti rangkaian materi dan praktik selama pelatihan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi umpan balik dan evaluasi pelatihan.

Melalui kegiatan ToT program REAL NTB ini, dosen FEB UTS memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan dan keterampilan dalam pengelolaan organisasi komunitas, administrasi keuangan, koordinasi pemangku kepentingan, serta pelayanan masyarakat dalam konteks energi terbarukan.

Pengalaman dan kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat mendukung kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan kapasitas masyarakat, khususnya dalam mendorong tata kelola yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan pada pengelolaan layanan energi terbarukan di Nusa Tenggara Barat. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *