Sumbawa Jadi Bagian Program Nasional Soekarno Volly Cup, PDIP Bidik Atlet Muda Potensial

oleh -63 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (28 September 2026) – Gelaran Soekarno Volly Cup 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet bola voli potensial dari daerah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si usai Grand Final Sorkarno Cup di Marga Karya Kecamatan Moyo Hulu, Senin (28/9) malam ini mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Sumbawa pada event olahraga yang lebih besar.

“Harapannya dari sini akan lahir calon-calon atlet potensial dari bola voli untuk mewakili Kabupaten Sumbawa pada event-event yang lebih besar,” ujar Abdul Rafiq.

Menurutnya, PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa akan berupaya agar kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar pada tahun mendatang.

Abdul Rafiq menjelaskan, Soekarno Volly Cup merupakan bagian dari program yang dilaksanakan secara nasional oleh PDI Perjuangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang sosok Bung Karno yang memiliki sejarah dan keterikatan dengan Pulau Sumbawa.

“Kami akan berusaha tahun depan agar bisa lebih besar lagi. Ini merupakan program di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan olahraga tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah Bung Karno di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, didampingi Ketua Panitia Soekarno Volly Cup 2026, Amilan Hatta, M.Si., menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk berkembang dari tingkat daerah menuju tingkat yang lebih tinggi.

Soekarno Volly Cup diharapkan dapat dilaksanakan oleh berbagai kabupaten/kota melalui struktur PDI Perjuangan. Para pemenang dari tingkat kabupaten/kota selanjutnya dapat berkompetisi di tingkat provinsi, hingga menuju kompetisi tingkat nasional antardaerah.

“Insya Allah Soekarno Volly Cup akan menjadi event tahunan yang terus diselenggarakan,” ujarnya.

Menurut Esti, konsep tersebut terinspirasi dari program olahraga PDI Perjuangan lainnya, termasuk Soekarno Cup sepak bola yang telah dilaksanakan di sejumlah daerah.

Ia menyebutkan, bola voli memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumbawa. Hal itu didukung dengan banyaknya masyarakat yang menjadikan bola voli sebagai salah satu olahraga favorit serta munculnya atlet-atlet yang telah berkiprah hingga tingkat nasional dan internasional.

Karena itu, Soekarno Volly Cup diharapkan tidak sekadar menjadi pertandingan, tetapi juga menjadi salah satu sarana pencarian dan pembinaan atlet muda.

“Kita ingin mencari atlet-atlet dari Sumbawa agar atlet volinya semakin bersinar,” ujarnya.

Selain aspek olahraga, penyelenggaraan Soekarno Volly Cup di Sumbawa juga memiliki dimensi sejarah. Esti menyebutkan, Bung Karno memiliki catatan sejarah dengan Pulau Sumbawa, termasuk kunjungannya ke wilayah tersebut sekitar tahun 1952.

Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi penguat hubungan antara sejarah Bung Karno, masyarakat Sumbawa, dan pengembangan olahraga di daerah. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *