SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Juni 2026) – Produk kecantikan lokal Juve Skin kini semakin dikenal dan diminati masyarakat Kabupaten Sumbawa. Selain menghadirkan berbagai produk skincare dan kosmetik yang dibutuhkan masyarakat, khususnya kaum perempuan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, Juve Skin juga dinilai memberikan dampak ekonomi melalui peluang usaha yang terbuka bagi masyarakat sebagai reseller maupun mitra pemasaran.
Juve Skin merupakan merek kosmetik dan skincare lokal Indonesia yang diproduksi oleh PT Mahadiva Kosmetika Indonesia. Merek ini didirikan oleh putra daerah Sumbawa dengan visi menghadirkan produk berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Di tengah berkembangnya industri kecantikan nasional, Juve Skin hadir tidak hanya sebagai penyedia produk perawatan kulit, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui jaringan reseller dan mitra usaha, banyak warga memperoleh kesempatan untuk menambah penghasilan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Melihat semangat pemberdayaan yang dibangun tersebut, Drs Iwan Sofyan, menegaskan bahwa dukungan yang diberikannya selama ini bukan semata-mata kepada produk atau merek tertentu, melainkan kepada upaya menciptakan peluang ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mendorong kemandirian masyarakat daerah.
“Saya ingin menyampaikan bahwa dukungan yang saya berikan selama ini bukanlah semata-mata kepada sebuah produk atau merek tertentu, melainkan kepada semangat pemberdayaan masyarakat yang ada di balik gerakan tersebut,” ujar tokoh Sumbawa ini saat ditemui samawarea.com, Selasa (2/6/26).
Menurutnya, sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Kabupaten Sumbawa, dirinya memiliki harapan yang sama dengan masyarakat pada umumnya, yakni melihat semakin banyak warga lokal yang mampu berkarya, menciptakan lapangan kerja, membangun usaha yang sehat, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Ia menjelaskan, ketika pertama kali mengenal Juve Skin, fokus perhatiannya bukan pada produk kosmetik yang dihasilkan, melainkan pada upaya membangun usaha dari daerah yang melibatkan masyarakat lokal dan membuka peluang ekonomi bagi warga.
“Yang saya lihat adalah adanya keseriusan membangun usaha dari daerah, melibatkan masyarakat daerah, membuka peluang usaha, serta menghadirkan produk yang diproduksi secara legal, profesional, dan memenuhi standar yang berlaku,” imbuhnya.
Iwan yang merupakan salah satu pejabat di Kabupaten Sumbawa, menilai bahwa pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan sosial, dan penguatan kemandirian ekonomi keluarga merupakan bagian penting dari tujuan pembangunan sosial.
Dalam perspektif tersebut, lanjut mantan Camat Sumbawa ini, setiap kegiatan yang mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, memberdayakan perempuan, mendorong kewirausahaan generasi muda, serta mengurangi kerentanan ekonomi masyarakat patut mendapatkan apresiasi.
Menurutnya, semangat yang dibangun melalui Juve Skin tidak hanya berbicara tentang produk, tetapi juga mengenai peluang, pembelajaran, kemandirian, serta keberanian masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tidak boleh dimaknai sebagai promosi terhadap satu produk tertentu. Prinsip yang dipegangnya adalah mendukung setiap aktivitas ekonomi masyarakat yang memberikan manfaat nyata dan sejalan dengan tujuan pembangunan daerah.
“Jika ada UMKM lain, koperasi, kelompok usaha, maupun pelaku ekonomi lokal lainnya yang memiliki semangat yang sama dalam memberdayakan masyarakat, tentu saya juga akan memberikan apresiasi yang sama,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa manfaat yang dirasakan masyarakat harus menjadi ukuran utama dalam menilai keberhasilan sebuah usaha. Karena itu, daerah tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk-produk dari luar, tetapi juga harus mampu melahirkan karya, inovasi, dan usaha yang memberikan nilai tambah bagi masyarakatnya sendiri.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung berbagai gerakan positif yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi keluarga, serta melahirkan lebih banyak usaha lokal yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
“Dari daerah, kita juga mampu melahirkan karya yang membanggakan dan memberikan manfaat bagi Indonesia,” pungkasnya. (SR)







